
“Aku harap baik – baik saja di dunia sana…”
*Apapun itu, ini adalah artikel dengan metode pemahaman yang tinggi. Satir, namanya.”
“Mengingat kematian menjadi suatu kebanggan duniawi di sini.”
~Mihael Ellinsworth
Di negeri Sakura, mungkin bunuh diri bukanlah suatu barang baru. Mengingat sampai kalangan pemerintahan saja sudah sangat akrab dengan kata – kata seperti harakiri, seppuku, dan gantung diri. Bahkan, bunuh diri amat menginspirasi bagi kalangan orang Timur ini. Saat gejolak Perang Dunia kedua berlangsung, Jepang mendirikan Tokko-tai. Sebuah pasukan khusus yang berisikan pilot – pilot berani mati, dimana pekerjaannya adalah menabrakkan pesawat berisikan bom berkilo – kilo langsung menuju Kapal Induk Amerika. Soal Nyawa ? Jangan ditanya. Orang – orang yang mati edan itu konon dihargai sebagai Divine Heroes, dan dipuja layaknya dewa.
Dan nampaknya, ide kematian seperti ini amat mengubah kebiasaan orang – orang di Blogosphere ini. Kematian menjadi biasa, bahkan amat memberi ide bagi kebanyakan orang.
Mungkin dengan tujuan yang sama, agar kematiannya dikenang orang, agar kebanyakan orang menaruh simpati padanya. Apapun alasannya, nilai mortalitas di tempat ini tentunya akan naik secara drastis (Meski orang – orang seperti Matt dan kru Auttomatic hanya akan menganggap blog mati ini sebagai hiatus. Apapun itu, mereka sudah menyiapkan cara bagi orang – orang yang putus asa).
Walaupun saya adalah orang yang tidak begitu tertaik dengan tren berbau darah, namun saya biasanya menyiapkan cara untuk kalian – kalian yang sudah siap meregang nyawa.
Commentator : “Wah…Deb, lu jahat banget sih !? Orang malah disuruh mati.”
Ellinsworth : “Lha, makanya jangan kau mengikuti saran ini. Tetaplah Blogging sebagaimana niatmu pertama kali masuk ke dalam dunia ini.”
Bila kalian siap, marilah menuju kejadian yang sebenarnya bisa terjadi.
Tetapi, sebelumnya, kalian akan diinterogasi dulu.
Q : “Mengapa kalian mau membunuh blog kalian sendiri ?”
Ya, kalau kalian memang iseng saja untuk bereksperimen, baiknya pergi ! Apabila itu masalahnya, sejak awal kalian tinggal memijit tombol Delete Blog. And it’s Art-less, then. Suatu ketika mungkin kalian mempunyai alasan yang teramat kuat untuk menghancurkan rumah kedua kalian. Bisa jadi alasannya terlampau menakutkan untuk ditulis.
Misalnya anda menulis, lalu banyak orang yang tidak setuju dengan tulisan anda itu. Banyak pula orang yang tidak senang dengan itu kemudian melempar ejekan bernada ad-hominem. Tebaran Blacklist dimana – mana, mungkin membuat anda putus asa.
Atau karena anda mempunyai rumah baru yang lebih menjanjikan. Lebih berprestise. Domain bekelas real-estate semacam .com ataupun .net.Sehingga dengan “terpaksa” anda pindah- pindah barang menuju rumah baru. Mungkin dengan alibi tersebut anda harus “membunuh” blog anda. Memang seharusnya tidak boleh ada 2 Blog yang “bernama” sama.
Q : “Siapa yang menjadi sebuah inspirasi bagi anda ?”
Ya, tidak sedikit yang menuai jalan kematian seperti ini. Dan ternyata banyak melibatkan orang besar. Sebutlah mulai dari Bang Wadehel, Hanna, sampai kepada Blogirang yang baru disemayamkan kemarin hari.
Siapa tahu orang – orang besar diatas membuat anda juga kebelet ingin menghabisi diri..
Kalau alasan yang saya kemukakan di atas itu benar, seharusnya anda mati tanpa alasan. Hanya ikut – ikutan semata. Sebaiknya lupakan legal guide ini dan pulanglah.
Q : “Kalau sudah mati, mau apa ?”
Ya. Kematian disini berbeda dengan kematian yang sebenarnya. Anda tidak akan dikirim ke dalam Alam Kubur, bahkan tak ada yang mengkafani mayat anda (kalau anda sial). Bahkan urusan anda tidak akan selesai hanya dengan membunuh blog anda. Amat kontras dengan apa yang sebelumnya saya katakan, bahwa dengan cara bunuh diri konvensional, maka anda akan lepas dari segala urusan. Paling sulit kalau dosa – dosa anda yang kelewat besar itu menjadikan anda sebagai bara api dalam Neraka Jahanam.
Apakah dengan membunuh blog anda, anda akan senang ? Mungkin tidak. Ujung – ujungnya malah dihidupkan lagi, atau malah akan dibuat blog baru. Banyak diantara rekan seperjuangan saya yang mati itu kemudian bereinkarnasi lagi menjadi blog baru. Berarti niat kematian itu nggak akan sejalan. Anda mungkin akan dianggap pembohong dan mulut besar lainnya.
Soalnya memang Blogging itu agak adiktif.
—————-
Mematikan Blog itu ada berbagai cara. Yang saya tekankan di sini ada 3 jalan. Dan mungkin memang terdengar jahat.
1. Hiatus Selamanya
Cara yang paling gampang, seandainya anda memang tidak lagi tertarik dengan Blogging. Cara yang paling enak daripada anda harus membuat artikel perpisahan, dikenang orang, kalau ujung – ujungnya anda balik lagi, mungkin sebagian akan dongkol dan tidak lagi percaya pada anda.
Caranya ? Gampang. Anda tidak harus berbuat apa – apa. Anda tinggal “memasang” status Offline yang tidak terlihat, dan menunjukkan ciri – ciri apabila anda menghilang. Anda tidak perlu membuat artikel lain, ataupun menunjukkan ciri – ciri yang sok bombastis itu. Enaknya, mungkin orang – orang yang benar rindu terhadap kedatangan anda akan setia menunggu sampai anda kembali.
Namun, salah satu kekurangannya adalah: Anda tidak akan masuk BOTD ! Wah, bagaimana kalau anda beralih kepada poin kedua dan melupakan cara ini ? Aha, tentunya bagi anda yang benar – benar cinta mati kepada Blog of The Day.
Contoh : Blognya Mas Pramur, Blognya Geddoe (Eh, salah. Dia sedang dalam rencana pindahan.
)
2. A Big, Big Farewell
Tentunya ini cara yang paling enak. Yang akan diingat sebagian penggemar. Yang akan dikenang oleh seluruh umat Blogosphere. Tetapi ini adalah cara yang paling ribet dan repot sehingga anda harus kerja ekstra keras untuk mendapatkannya.
a. Membuat Salam Perpisahan
Tergantung anda. Anda dapat membuat kabar buruk kepada seluruh teman anda, mungkin lewat trackback Maha banyak itu. Atau dengan kata – kata yang menyedihkan, dan beberapa keyword pengundang komentator ? Silahkan. Yang pasti, minimal anda harus menembus 20 besar BOTD untuk mendapat perhatian banyak orang. Eh, tentunya, sekali lagi…Bagi anda yang cinta mati dengan Blog of The Day. Saya tidak menyarankan bagi yang sumpek dengan kehidupan a’la selebritis itu.
b. Usahakan semua orang tahu
Itu kalau anda adalah seorang pahlawan yang pernah menciptakan keseimbangan di dalam belantara WordPress. Kalau bisa, usahanya jangan eksplisit amat. Misalnya adna mengunjungi Blog orang dengan URL terselip di komentar anda. Atau dengan trackback yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Dengan cara ini, kemungkinan anda untuk dikenang akan semakin besar.
3. Delete Blog
Ya, WordPress ternyata cukup ‘jahat’ dengan memasang tombol ini. Bagi anda yang belum mengetahui eksistensinya, silakan menilik bagian Options di bawah kendali WordPress Admin Panel.
Mungkin anda bisa memasangkan cara terakhir ini dengan cara kedua di atas. Sebagai bukti bahwa anda tidak main – main ?
Tentunya, anda harus tahu diri sebelumnya, apabila ini adalah cara yang kejam. Anda tidak boleh berubah pikiran apabila hendak memakai cara ini. Atau anda akan menyesal kemudian. Ya, cara ini amat tidak disarankan. Kecuali anda tidak mau Blog anda yang dikerubungi lalat itu memenuhi dunia WordPress.
——–
Ellinsworth’s afterthoughts
Apakah anda puas sekarang ? Sudah membunuh nyawa yang tidak mudah dibangun itu ?
Setelah anda sampai kepada bagian ini, anda harus berpikir dua kali mengapa ?
Sebelum itu, mari kita jabarkan; Apabila benar, maka hipotesa saya yang berbunyi “Blogging itu seperti main Game Online” itu harusnya teraplikasikan kedalam kehidupan blogger. Maksud saya apa ?
Begini, saya dulu pernah kecanduan dengan game sebangsa MMORPG. Hasil yang didapat dari bermain game seperti ini mungkin adalah kepuasan pribadi bagi anda, dan tonggakan bersejarah bagi player – player lain. Kalau anda suatu hari nanti, memutuskan untuk membunuh account anda, maka anda yang akan rugi sendiri. Tonggakan bersejarah itu tidak akan lagi dilihat orang, dan pada akhirnya, yang anda dapat hanyalah tagihan internet yang bengkak karena blogwalking.
Hal yang sama juga berlaku bagi anda. Blogger yang hendak mati itu, sebetulnya harus siap dengan kenyataan yang sama; kerugian. Kecuali anda hanya sekedar Play Dead dan kemudian kembali lagi (dengan nama lama ataupun baru); selain itu, apabila anda sungguh – sungguh, hobi anda ini tidak akan lagi bermanfaat. Lebih parah lagi kalau anda berniat blogging hanya untuk mati beberapa bulan kemudian. Buat apa dibuat, dong ? Lebih baik main game saja di rumah.
Maka dari itu, saya hendaknya menghimbau; Sebaiknya anda jangan mematikan blog anda ! Karena bagaimanapun, keberadaan anda, meskipun banyak negatifnya, tetap menuai kesan positif bagi sebagian orang.
——–
Beforeplan
Meski sebentar lagi saya juga akan mati. Tapi entahlah, pindah rumah, kali. Saya terbawa oleh Gun dan Difo untuk segera bermigrasi kepada rumah baru. Because you know guys, BOTD is SUCK. Baiknya saya berganti nama menjadi akhiran .com atau .net ? Only God knows all plan.

DIarsipkan di bawah: Anak - anak, Bodoh, Introspeksi, Keseharian, Kultur, Penelitian Hidup, Realita, Rekomendasi | Ditandai: Artikel, Blogger, Budaya, Indonesia, Kematian, Satir, Tren, WordPress

lahh… pertamaxnya udah habis yaaa…
hihihih.. parah. Ada wabah penyakit psikologis berjangkit di wordpress: bunuh diri massal.
kalau udah pindah kasih-kasih kabar, yak?
takut kemilau botd, salah satu alesan saya pindah
selain karena dapet hosting gratis tak terbatastapi saya ga mau ngapus blog yg lama
daripada nanti dimiliki orang laen
gimana kalau bikin blog yang akhirannya .db
misalnya http://www.chaosregion.db
Om Hoek baca nggak ya?
Blog saya dah lama tuh gak di update, mungkin memang harusnya di hapus saja sebelum jadi ajang tempat sampah ya *siapa juga yang mau buang sampah disitu*
.apaajalah
Wew… Klo saya sayang banget matiin blog saya yg sekarang…
Bayar soalna..
Klo gratis sih gak apa..
Huhuhu…
Betewe, ditunggu loh deb rumah barunya…
sebenernya saya juga ragu2, deb.. untuk migrasi dari benua wordpress ke rumah .com atau .net atau .web.id juga.
sebab, disini kita diasuh oleh orang2 dari Automattic yang sangat berjasa itu, yang membesarkan kita di dunia kata-kata ini. tanpa pamrih, tanpa tanda jasa pulak…
seharusnya, saya pun merasa “malu” kalo harus membunuh blog sendiri. padahal mereka sudah susah-susah membuat dunia ini untuk kita..
apalagi rencananya mereka mau menambah “ruang kosong” 3 giga untuk kenyamanan ngeblog
jadi, haruskah kita “membunuh diri sendiri* sedang mereka begitu tulusnya memberi dan mengasuh diri kita disini, di benua wordpress..?
harus dipikir masak2 kalo bener2 ingin bunuh diri!
tapi, kalo bunuh dirinya udah massal….
yak ikutan deh…
soalna ada yang gratisan
http://gielardino.wordpress.com/2008/01/20/hosting-cpanel-full-fitur-gratis/
Apa ini… chaosregion[dot]wordpress[dot]com …?
Mana coretangunawan hah…
Baidewei, di sini lebih merajuk pada cara mati kremasi (jika mendelete blog) dan pengawetan mayat (jika meninggalkan blog begitu saja), seterusnya mirip dengan prinsip reinkarnasi, jika kemungkinan pemilik blog hidup lagi di lain blog.
Jadi ini mirip dengan kematian yang sebenarnya ala kremasi dan pengawetan mayat, plus dukungan reinkarnasi.
…kecuali Anda melihatnya dari sudut pandang ‘agama langit kaum terpilih’. :rool:
Nah kan, nah kan…
Reinkarnasi. Dan reinkarnasi itu bagian dari kematian.
Salam perpisahan saya singkat saja, BOTD Sucks.
Lalu pindah raga.
I did it twice, sir.
coretangunawan dan viaonlinemeditation telah musnah dari jagat blogsphere.
Makin banyak negatif itu bagus, positif juga. Karensa itu memberi warna di blogsphere. Bayangkan kalau semuanya negatif atau positif… Wah, homok dong.
Mbuh, ingat 3GB… 3GB…
Btw, kalau cuma mau hindatin BOTD itu hal mudah tanpa harus pindah. Ganti setting bahasa blog Anda, blash…. Anda menghilang dari BOTD Indonesia.
Beh, komen panjang…feedback-nya bakal panjang ga ya?
… Jepang mendirikan Tokko-tai…
nggak pake basa sunda yah…??
Hahaha, untuk saat ini sih saya nggak akan migrasikan blog saya ke domain saya sendiri (http://www.claieth.net). Sayang nih, 3GB.
Mbuh, akhirnya ngaku juga makhluk ini
saya sampai sekarang masih belum tertarik untuk pindah…
rumah ini masih terlalu nyaman untuk saya tempati bersama si mas…
Jangan langsung dimatikan, nanti pengunjung2 setia gak tau kalo kamu pindahah.
lha, ini jadi trend toh?
kalo ada yang membunuh blognya apakah juga ada acara sholat jenazah? *tabuuur bunga*
@ GiE
Bukan hanya habis, sejak awal saya memang nggak jualan Pertamax.
*Jadi ingat sesi pertamax di salah satu postnya Matt.
*
@ hariadhi
Tenang, saya kasih kabar yang mengejutkan.
@ caplang[dot]net
Saya takut kalau saya jadi terkenal di sana.
Walah, siapa juga yang bilang kalau blog saya sebelumnya mau dihapus ?
@ cK
Saya nggak tahu domain dan hosting yang akhirannya .db .
@ Nazieb
Hilang.
@ chielicious
Saya nggak larang kok.
@ danalingga
Ralat, BOTD sucks.
Ah, tapi ada beberapa kekurangan juga lho dari hosting pribadi. Misalnya,
1. Tulisan nggak akan ‘abadi’. Jadi kalau orangnya meninggal dan hostingnya gak dibayar2, tulisan itu bakal langsung lenyap dari internet… sebaliknya kalo hosting di (misalnya) WP, biarpun udah meninggal tulisannya masih bisa bertahan.
2. Susah menyembunyikan diri, soalnya WHOIS-nya gampang dilacak. Ini berlaku cuma buat yang berniat anonim.
3. Kebijakan bandwidth di blog numpang host juga lebih menguntungkan. Di blog hosting pribadi bandwidth-nya dijatah buat satu periode tertentu. Sebaliknya, di situs2 macam WP, blogspot, dan LiveJournal bandwidthnya unlimited.
4. Tentunya yang paling enak adalah dapet space buat upload yang lumayan gede (kalo masih numpang). Tanpa harus bayar. Kalau hosting pribadi, kita kena dua macam biaya: pertama biaya space, yang kedua biaya bandwidth. Kalo nggak salah dua2nya dibayar di awal tahun, sih. (o_0)”\
…
…
Ya, kurang lebih begitu, IMHO. Saya kayaknya masih bakal stay di WP untuk sementara waktu. ^^ Kalo gak suka sama BOTD, switch aja bahasanya, ntar juga gak masuk.
Curang, diberaitau!!
*ngelirik komenku yang BOTD Sucks*
Weh, kalau si (alm) sHa sih kalo ndak salah semua postingnya disimpan di arsipnya si Elzan. Aku ga taua kalau (alm) iBebek.
Mbuh, saya upload semuanya di rozenesia.

Mana pernah upload di gunawanrudy.
Tapi upload di WP.com itu biar 3GB, lumayan siyalan lho…
*hayo tebak siyalannya di mana, xixixixiiii…*
Ya, itu. File type-nya.
Kecuali kalo mau upload foto ukuran gede2, nah itu baru bakal penuh.
Makanya WP kubilang cuma akal-akalan kayak si Yahoo… Biasalah, menarik konsomen.
Si Matt udah tau ga bakal sanggup orang upload banyak-banyak…
*BTW, BTT gih, kesian yang punya blog*
Gimana kalo kita bikin posting basa Enggres tentang problematika ini?
*di-ban Matt dah ente*
@ adit-nya niez, GiE, Cynanthia, deniar
Saya nggak bilang bakal membunuh blog ini..
@ Goenawan Lee
wordpress-nya itu lho…
Lha, situ ‘kan belum mati’in profesi blogger.
Tunggu, saya mengatakan bahwa yang berhubungan dengan neraka jahanam itu bunuh diri yang benar – benar bunuh diri.
Ya..
Meskipun aku tidak bilang begitu..
Saya mau menghindari BOTD-nya, bukan berarti saya nggak minta pindah rumah.
..Apalagi waktu saya secara tidak sadar melakukan pertamax di salah satu post-nya.
@ GiE, mina
@ Chiw sudah tidak menjanda lagi
Suruh si Mas pindah Rumah juga.
@ annots
Saya nggak urus prosesi pemakamannya.
@ sora9n
Iya. Semoga bisa diperbaiki. Soalnya Opera ngadat.
Makanya, baiknya saya substitusi antara Blognya WP yang Free dengan Blog saya yang .com nantinya.
Apa saya jadikan agregator saja, ya ?
tuh kan, caya pindah ke wordpless.com eh yg seniol2 pada cabut *pundung anak TK*
iya… bisaan kamu mah deb, bisa pertamax di blog orang bule..
tar kalo mo suicide blog inih, bilang2 ya, deb..
nggak berkesan komeng sayah kalo nggak pake…
HETRIX!!
makanya kalo hosting itu di http://www.montirhost.com
wakakakak
*sekaliyan promosyi
Kenapa mesti mikir? Delete aja sih.
ngapain c ad acara harakiri massal didunia blogsphere?
apa gara2 si Hoex Soegirang?
Sebenarnya sih dulu Miyu mau mematikan Me-u’s World, tapi kalau dipikirkan sia2 ah.
*nyomot gmbrx*
@nazieb







“Hilang.”
cih!? barusan kmaren saia fosting dikotak komeng sudah dianggaf hilang!!!
afa ferlu saia samfahi seluruh blogosphere ini seferti dulu, agar saia dianggaf ada!? *hhuehuehuhue…* Commento, Ergo Sum
_____________________
“Mungkin dengan tujuan yang sama, agar kematiannya dikenang orang, agar kebanyakan orang menaruh simpati padanya”
hohoho…tentu sahaja, sebagai contoh blog saia itu. setelah dihujadh habis-habisan, saia lansun difuji mentah-mentah…mhuahuahuahuahua!!!
“Mengapa kalian mau membunuh blog kalian sendiri ?”
jawabannya sesuai dengan femikiran saia. ndak fercuma saia menjadi fansmu kawand *angkadh tofi tinggi-tinggi*
“Siapa yang menjadi sebuah inspirasi bagi anda ?”
Walofun beradh untuk mengatakannya, saia terinsfirasi dari…
Chow Gun Fat…
hanya sedikidh ditambahi bumbu dramatis dan adukan kata-kata sehingga terlihadh saia lenyaf selama-lamanya…hohohoho! sebagai seekor bloger yang mengerti seni blogging. hal tersebut adalah mahakarya tersendiri kawand.
“Anda mungkin akan dianggap pembohong dan mulut besar lainnya.”
aihhh..benar juga! benar juga! but…B.A.K.A (trademark registered to Teh Joerig)
“Aha, tentunya bagi anda yang benar – benar cinta mati kepada Blog of The Day”
hmm..benul, cara nomer satu tidak sesuai dengan prinsip saia : To BOTD or not BOTD. dan memang, saia telah mempraktekkan cara nomer dua dengan alibi “kesofanan”
2. A Big, Big Farewell
sayangna, cara nomer 2B tidak saia ikuti, karena saia tidak ferlu berusaha, fasti semua orang sudah tahu… fufufufu
3. Delete Blog
Aihhh…ini sama saja seferti menghancurkan tubuh manusia hingga terurai menjadi inti atom yang ramah linkungan….saia ndak suka, tidak blogerawi.
“Mungkin anda bisa memasangkan cara terakhir ini dengan cara kedua di atas. Sebagai bukti bahwa anda tidak main – main ?”
hmm…menantang saia sufaya saia hafus blog saia? no thanks! seferti yang sudah saia katakan..
blogirang berpagerank 5…jadi nanti afabila wordpress bisa menerima adsense atau kontera, saia akan menjadi the market leadernya. mhuahuauahuhuahuahua!!! *ngakak diatas tumfukan dolar*
“memutuskan untuk membunuh account anda”
saia lebih prefer untuk menjualnya. Ah ya, jadi masih tertarik membeli kros asinan level maks? tafi kosongan negh? gimana? in zeny/rp! whis me now. serius only!
“Lebih parah lagi kalau anda berniat blogging hanya untuk mati beberapa bulan kemudian. Buat apa dibuat, dong ?”
mhuahuahuhaua…sefertina engkau memang bisa membaca fikiran saia wahai baginda? saia haturkan sembah sujud hamba…
“Karena bagaimanapun, keberadaan anda, meskipun banyak negatifnya, tetap menuai kesan positif bagi sebagian orang.”
hmm…saia seferti diajak berbicara secara pribadi dalam kalimat ini. Karena kalimat ini benul-benul mengena sangadh dan membuadh saia terharu
“Meski sebentar lagi saya juga akan mati.”
mungkin kalimadh yang tefadh adalah “chaosregion yang mati”? bukan Mihael khan? but, Only God knows all plan.
_______________
“apa gara2 si Hoex Soegirang?”
johhh? kenafa nama saia selalu dibawa-bawa sekarang? tolong hormati mereka yang sudah menjadi arwah..
Hehehehe…. lahir, hidup, menulis, dan mati adalah hak-hak asasi blogger.
Saya sendiri nggak pernah terpikir utk Delete Blog, karena seperti kata Hoek, nggak bloggerawi,
Kalaupun harus “mati” maka lebih baik hiatus panjang dulu. Tulisan-tulisannya tetap abadi
termasuk kenangan-kenangan busuk yang tertinggal.Masih menimbang-nimbang utk pindah.
pernah ter-pikir untuk menutup blog juga, tapi setelah aku pikir-pikir kembali, biar-lah dia tetap ada, karena apa yang telah aku ludah-kan kan nggak mungkin aku jilat kembali
jadi se-andai-nya pun aku sudah tidak bisa menulis lagi, lebih baik aku hiatus ber-ke-panjang-an saja, agar ketika aku sudah merasa siap untuk menulis lagi, dia akan tetap ada…
btw, thanks buat sharing tentang ini bro
Udah 3x baca tulisan diatas … menarik !!! sambil mikir untuk bunuh blog juga kalo ternyata blog Ade lebih banyak mudharat daripada manfaat buat orang lain..
**Mikir mode ON**
-Ade-
Istirahat sekali- sekali ya ngga apa- apa,
Mo ada di BOTD ato ngga,
Mo dotcom,mo baskom, mo dotnet mo kornet, ato yang mana,
Ngeblog aja lah kita mah kaya biasa,
pagerangku udah 5, eman-eman kalo mo mati sekarang, tanggung, nunggu pagerank 10 aja dulu deh
Oooo….
Ada caranya, to. buat matiin Blog.
Tapi sayah kan bilang TUTUP, bukan mati.
Jadi gimana dong, aturannya….
Ke…ke…ke…
rozenesia walau dia pindahan barang lamanya tetep dibawa tuh
Memang sayang kalau tulisan kita yang dibuat susah payah dan menghabiskan dana untuk ngepost
di warnet yang koneksinya lemot n sucksdihapus begitu saja dari belantara blogosphere…BTW banyak juga lo yang masih suka perang, ribut-ribut n debat di kuburan….
Memang sayang kalau tulisan kita yang dibuat susah payah dan menghabiskan dana untuk ngepost
di warnet yang koneksinya lemot n sucksdihapus begitu saja dari belantara blogosphere…BTW banyak juga lo yang masih suka perang, ribut-ribut n debat di kuburan….
komen lagi soalnya tadi nulis linknya salah, hehe
cek disini…
yah, linknyah salah lagi.., yang bener disini
intinya ngasih tau kalo sampeyan mau pindahan, ya?
*ngumpet dibalik layar* namaku disebut. Jadi malu
Ya, mudah2an saya tidak karena kecewa lantas mematikan blog lagi. Tadi pagi baru saja hampir membunuh blog baruku lagi. hehe. Untung membaca ini jadi berpikir dua kali deh.
Malu ah, sama adik jenius yang satu ini. Terima kasih ya.
Lho, Mas Hoex menampakkan arwah getayangannya di sini.
Lho, Mas Hoex menampakkan arwah gentayangannya di sini.
Apa ini? Apa ini?
Gw belum minat bunuh diri.
*Cari botol buat nangkep arwahnya hoek*
jaaah… saya di sini aja ah… toh dot kom juga & biasa mengabaikan BOTD. 3 GB bisa sampe ganti kibor & maus nih…
dot tv aja. biar beda sama yang lainnya
mau mati aja kok repot ….
sambil ngupil…
….Tampaknya saya mulai goyah.
Mau pindahin ke domain saya sendiri…
Saya juga pernah terpikir untuk nyari domain sendiri. Tapi setelah Matt dekaka menambah space jadi 3GB, saya jadi pikir-pikir ulang. Soalnya saya punya 2 blog (p4ndu3121990 dan gudanggambar), total jadi 6 GB deh.
BTW kalo udah pindah rumah jangan lupa ngabari ya. Biar langsung saya update blogroll-nya.
BTW, saya sangat kecewa Hoek menutup blognya. Soalnya saya sering mbuka blognya untuk belajar dari beliau meski jarang meninggalkan jejak disana. *koneksi sialan!!!*
Soal hujatan dan hinaan, itu sudah menjadi resiko blogging. Karena nggak semua orang mampu mengerti inti tulisan kita.
Saya sendiri menganut prinsip ‘ngeblog untuk berbagi dan berkreasi’.
Maksud? Lha Hanna dan Guh bangkit lagi juga kok.
Yess, you did it…
*bersorak bersama Geddoe*
@ p4ndu_454kura: Begini nak Pandu, pelajari dulu taktik si Matt nambah 3 GB itu. 3GB itu bukan untuk ’segalanya’ lho.
*ngelirik komen Gun*
halah…
@ dobelden :
Iya barangnya dibawa semua, tapi namanya sudah keduluan tercemar.
wakakakakakak…..
@ Goenawan Lee
Lho, jadi coretangunawan udah dihapus ya?
Kok file-nya ga hilang?
Saya kok mulai jenuh ya?
*jalan jalan dulu*
walaupun berhenti nge blog, bukan berarti berhenti nulis kan?
eh, chaosregion ga akan dimatikan kan?
awas aja klo dimatikan !
klo pindah domain sih ya ga apa -apa asal jadi lebih keren..
Yah, nggak asik dech. Padahal aku kan baru gabung!
BOTD sucks?? I dont think so… tergantung kita bagaimana mengatur agar ga masuk BOTD, spt saya misalnya ah hahaha
What if someone terminate your blog?
[...] Project Peter ‘Answers’Tahapan Kedua – Kopi Darat BandungCara Mematikan Blog yang Baik dan BenarSebuah Kontribusi Berupa Kebodohan dari para BloggerSusah Lihat orang SenangBahasa Negeri ini [...]
wah jangan sampai deh blogku mati, tapi trims artikelnya menambah wawasan.
yaaah, mau pindah? ntar kasih urlnya ya. abis blognya keren!!
wah jangn kan sayang sdh capek2 bikin blog ?
slam kenal, koment blog sy jg y
masih bisa ga? sy mo nanya soalnya..
jd dl karena ga tau, bikin 2 blog dg 2 email
skrg pengen membunuh blog yg satunya karena sy pengen bikin di yg sekarang. Bisa ga ya? kesian ga keurus, masih ga terlalu banyak posting kok.
Atau punya cara biar bisa jadi satu email aja dua2nya?
makasih..
hiks hiks padahal gw dah mati kok ngga ada yang nyalain dupa buat gw ya?????
hollowfication dulu ah……
*sembahyang*