Posted on Juni 11, 2007 by Mihael "D.B." Ellinsworth
[UPDATED 13 June 2007]
Alkisah di suatu tempat di jagad raya, terdapat seorang siswa bernama ‘Abidin’ yang sangat menjunjung tinggi peraturan. Saking takutnya akan peraturan, sampai – sampai dirinya menjadi seorang fanatik, melarang mahluk sejenisnya yang mencoba melanggar peraturan. Belakangan ini dia direkomendasikan menjadi satpam ofisial sekolah yang bertugas merazia kaum hitam, yang ketahuan mengecat rambut atau [...]
DIarsipkan di bawah: Fan Fiction, Mumbojumbos, Rekomendasi, The Round Table | 24 Komentar »
Posted on Februari 19, 2007 by Mihael "D.B." Ellinsworth
Tentang Ace Combat Zero, kurasa akan terlalu panjang apabila ditulis di sini. Sekalian rekap dari hasil yang terdahulu.
Butuh saran serta kritik.
Ace Combat Zero Fan Fic
DIarsipkan di bawah: Fan Fiction | Leave a Comment »
Posted on Februari 9, 2007 by Mihael "D.B." Ellinsworth
Sudah beberapa puluh menit aku berada di sini, tak ada yang bisa kudengar lagi. Seluruh tempat di Avalon sudah kosong. Tak ada kebisingan yang biasa kudengar.
BLAAAAR !
“Yang tadi itu…jangan – jangan…”
V2 ketiga telah lenyap. Kurasa sudah semua V2 yang disiapkan dihancurkan oleh Galm. Kecuali yang satu, sedang kubawa. Sesaat kemudian aku berpikir, semua orang berpangku [...]
DIarsipkan di bawah: Fan Fiction | Leave a Comment »
Posted on Januari 31, 2007 by Mihael "D.B." Ellinsworth
Bendungan Avalon, Belka Utara, 0215hrs, 25 Desember 1995
“Gila, panas sekali di sini !”
Mungkin teriakannya bias terdengar sampai ke segala sudut di tempat ini. Untunglah, aku belum melakukan sortie hari ini. Kalau iya, mungkin saja teriakanku tadi sampai ke kapal lain, khusunya AWACS (Airbone Warning And Control System) milik musuh.
Saat ini, aku tidak sedang jalan – [...]
DIarsipkan di bawah: Fan Fiction | Leave a Comment »
Posted on Desember 8, 2006 by Mihael "D.B." Ellinsworth
‘Cerpen’ yang terilhami dari Ace Combat Zero. Ah…entah kenapa aku sedang kehabisan ide sekarang..
~~~~
25 November 2005, di dekat sebuah perbatasan negara
Aku termangu, dan sedikit heran. Baru sekali ini aku bertemu dengan narasumber yang memilih tempat wawancara di tempat seperti ini. Dia memilih tempat ini karena suatu alasan yang tidak jelas. “Ah, sudahlah….”, pikirku, [...]
DIarsipkan di bawah: Fan Fiction | Leave a Comment »