Mengingat nikmat-Nya

‘Aku’ mendapatkan seluruh kebaikan dunia yang kulihat, namun tak bisa kurasakan dari apa yang seharusnya muncul dalam ragaku. Hati ini terasa hampa walaupun kenikmatan melimpah ruah bagaikan hujan yang turun di pagi hari. Raga tak kurang suatu apa namun jiwa serasa terkoyak dengannya. Mengapa kehampaan terasa sebesar ini…?

‘Aku’ belum pernah mengakui  kebesaran nikmat-Nya, meskipun anugerah dari-Nya sangat besar, ‘aku’ tidak mengucapkan satu kalimat syukur kepada-Nya.  ‘Aku’ benar – benar laknat, iblis hina !

Ketika  ‘aku’ dipertemukan dengan belahan jiwa yang diidamkan,  ‘aku’ tak pernah  mengingat sosok-Nya yang Agung.

Ketika ‘aku’ dihenyakkan oleh keindahan alam yang begitu hijau nan rimbun, tidak terbersit kata – kata pujian pada-Nya.

Ketika  ‘aku’ diberi nikmat nafas serta makanan yang melimpah, belum pernah  ‘aku’ berdzikir pada-Nya.

‘Aku’ adalah mahluk biadab ! Setan jalang !

Mungkin engkau pantas mengguncangkan bumi-Mu sehingga  ‘aku’ terjepit oleh kerasnya tanah – tanah.

Mungkin engkau pantas mendorong laut-Mu sehingga  ‘aku’  menghilang ditengah ombak – ombak.

Mungkin engkau pantas menurunkan sejuta derita diatas pundakku, sehingga  ‘aku’ hancur karenanya.

Namun aku hanyalah mahluk yang tak berdaya didepan kekuasaan-Mu.

Tuhanku, ‘aku’ benar – benar pantas masuk kedalam Neraka, namun aku benar – benar tak kuat panasnya.

Tuhanku, ‘aku’  benar – benar tidak berhak memasuki Surga, namun aku terbuai dengan kenikmatannya.

Apakah yang sebenarnya harus  ‘aku’ lakukan…? Agar dapat keluar dari jurang kenistaan yang telah kubuat…?

5 Tanggapan

  1. Kalau seseorang merasa tidak beriman, dan merasa risih karenanya,
    …Berarti orang tersebut beriman😀

  2. Hehehe….bukankah konflik jiwa sudah menjadi biasa…?

  3. Konflik jiwa memang biasa, tapi saya rasa tidak semua makhluk hidup yang berakal berusaha menanggulanginya.

    Hohoho~

  4. Kayaknya kalau saya konflik batin terparah 19 April 2006 sampai 5 Mei 2006..

  5. Hmm…? Apa itu? Kenapa?😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: