Apakah anda sering menuhankan kesuksesan ?

Hmm, apakah anda marah dengan judul di atas..? Atau malah anda berniat mem-blok URL Blog saya sehingga anda tidak akan pernah mengakses ini lagi…? Hehehe, saya sarankan anda untuk mendinginkan kepala dulu, minum secangkir air putih atau teh hangat, lalu anda kembali duduk di depan layar komputer anda seraya membaca buku. Karena yang saya tulis sekarang adalah sebuah renungan yang tidak saya prioritaskan untuk anda baca.

Namun apabila anda cukup mengerti realita hidup dan berusaha untuk menerima apa yang orang lain tulis di blognya, anda tidak diharuskan membaca ini namun akan saya sarankan. Toh, tulisan saya tidaklah bagus.

Sebelum anda melaju lebih jauh, alangkah lebih baik apabila anda membaca kutipandialog yang selalu anda dengar ketika anda masih menjadi pelajar :

A : Woi, Ulangan Bhs Indonesiamu berapa…?
B : Anj***, jelek. Diher nih. Kamu….?
A :Hahaha, sukses besar ! Gw dapet 10, bro !

*sorak – sorai membahana*

Nah, mungkin anda adalah orang yang beruntung untuk mendapat nilai seperti diatas (Yah….saya sih seperti cocok menjadi karakter seperti seorang ‘B’). Dan anda akan tertarik untuk mengambil contoh lain seperti keberhasilan anda membuat blog yang disukai banyak orang, atau membuat posting di blog yang mengundang banyak komentar, sehingga rating pengunjung blog anda naik. Atau malahan anda sudah menjadi terkenal karena blog anda sehinga dijuluki sebagai pemilik ‘blog seleb’ (seperti wadehel atau seorang joesatch). Yah, ini adalah suatu kesuksesan yang tentulah sangat dihalalkan oleh Agama (selama tidak dengan cara curang).

Dan tentu saja diantara kesuksesan yang halal tersebut terselip kesuksesan yang sebenarnya tidaklah murni dan penuh dosa. Mungkin contohnya adalah ketika anda sukses menggelapkan uang hasil korupsi atau dengan contoh yang lebih kasar, ketika anda mendapat nilai bagus namun dengan jalan yang tidak baik semisal OB ataupun menyontek hasil kerja teman di sebelah anda.

Namun, tentulah di mata saya anda adalah orang yang baik. Saat ini, di mata saya anda sudah meraih kesuksesan, karena berhasil mengisi waktu anda yang berharga untuk membaca sebuah tulisan yang tak berarti. Begitu pula saya. Telah berhasil membuat suatu post yang berhasil membuka mata anda.

Tapi bolehkah aku bertanya satu hal pada anda…?

Sudahkah anda bersyukur pada Tuhan anda…? Bagi orang Islam misalnya, apakah anda sudah minimal sudah membaca ‘Alhamdullilah’ ketika anda meraih sebuah kesuksesan….?

Apakah anda sempat untuk melakukan sujud syukur meskipun itu tidaklah harus untuk dilakukan…? Apakah anda sempat untuk mengingat kebesaran Tuhan anda dan mengingat sebanyak apa Rahmat yang telah dia berikan kepada anda…?

Ataukah anda lebih suka untuk dibuai terus menerus oleh kesuksesan yang anda dapatkan sehingga anda takut suatu hari kesuksesan tersebut hilang….? Lalu apakah anda mencoba untuk tetap berusaha eksis tanpa memperdulikan Tuhan anda, yang telah memberikan karunia dan rahmat tersebut pada anda ? Apakah anda adalah salah satu dari kriteria di atas…?

Apakah anda sudah menuhankan kesuksesan….?

18 Tanggapan

  1. Kayaknya menuhankan itu bahasanya terlalu keras, deh😕

    Well, renungan yang bagus. Belakangan ini sering menulis renungan begini, ya😀

    (Tutorialnya mannaaaa…?? :twisted:)

  2. Hahahah….lupa terus…!

    Nanti saya bawa deh.

    Ternyata anda maniak tutorial saya.😀

  3. Wah ngaku dia…

    Bikin topic “menuhankan eksistensi” ah…

  4. Assalamualaikum wr wb

    Trimakasih kunjungan nya, MAS.

    Ini jadi masalah kita semua, banyak orang lalai, cuma mengejar sukses dunia saja, padahal sukses di dunia ini ga menjamin sukses di AKHERAT;

    Padahal manusia berbeda dgn makhluk lain, manusia akan MATI, akan ada pertangungjawaban ttg kehidupan nya di dunia setelah ia MATI.

    Manusia yg sukses dunia AKHERAT adalah manusia yg menghadirkan AGAMA dalam kehidupannya, dan MATI dengan membawa IMAN dan AMAL SHOLEH.

  5. Hehehe…Makasih juga sudah mampir ke blog ini….😀

    Padahal saya juga bukanlah orang yang selalu mengikuti apa yang saya renungkan.😦

  6. Wah… sama sih… tapi kesuksesan parameternya relatif…

  7. Hueee…

    Judulnya tepat menembus jantung saya, lho.

    Seakan-akan saya orang yang membuang kesuksesan.😆
    (baca: kesuksesan maksud saya adalah jabatan)

    Orang bodoh yang membuang kesuksesan (jabatan) Admin.😆

    Tapi setelah dibaca-baca…

  8. Hmmm…… Teringat motto kelas saya dulu…

    4H !
    HALAL HARAM HANTAM HABISS!!

    hmmm…….

    *pergi, lanjutin baca-baca artikel tentang cina*

  9. @ Gunawan Rudy

    Huhuhu…makanya ingat Tuhan…😀

    @ברתולומאוס

    Maksudnya bagaimana….?😦

  10. To ברתולומאוס: Unya? Artikel tantang Cina? Bagus! Bagus! Li shang wang lai…

    To Death Berry: Ingat Sang Khalik? Kapan saya lupa? *lupa*
    ^^^ bodohnya pertanyaan tentang lupa itu…😆

    Yang jelas, prinsip saya cuma: “Kesuksesan tak akan bertahan selamanya. Ada kala kita naik, ada kalanya turun.”
    (salah satu faktor mengapa saya mengajukan RUU aneh tentang Revolusi Perforuman itu)

  11. Ingat Sang Khalik? Kapan saya lupa? *lupa*
    ^^^ bodohnya pertanyaan tentang lupa itu…

    Termasuk saat anda ‘ngapel’ ke rumah si dia…? Apakah masih ingat…?😀

  12. Mengapel membuat mudah lupa…?😀
    Saya yang nggak pernah ‘mengapel’ saja sering lupa😦

  13. […] saya tidak menyalahkan anda atas hal tersebut. Dan saya lebih tertarik untuk kembali kepada kesuksesan yang telah anda buat dalam membuat post, sehingga anda menjadi terkenal. Tentulah anda membuat […]

  14. Ingat dong…

    jadi ingat kata bang YS(teman sekelas saya):

    Janganlah menuhankan kesuksesan, sukseslah dengan niat karena tuhan mensukseskanmu,dan kamu sukses karena tuhanmu atas izin-Nya

    Begitulah katanya…

  15. @ Tendo-Soji, Mr. Geddoe

    Selamat ! Anda telah menjadi penunggu blog ini….!😀

    Ya, aku mengerti kata – katanya.

  16. Weleh… Mengapel kan tidak selamanya lupa.😀

    Yang lupa itu kalau saya melihat ‘koleksi emas Miyabi’. Baru itu..
    (waks, buka kartu truf)

  17. Wah, kartunya bocor tuh!

  18. kl gue dpt nila bgs lgs kyk gini:

    “GOD I LOVE YOU SO F***IN MUCH!!!” (kdg ga pake f😛 )

    ato kdg

    “Alhamdullillah!!!! gue dpt skor bgs…sep sep…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: