Sindrom Game PC


ACHTUNG !

Tidak penting untuk dibaca.


Ah, sudah lama tidak kembali ke peradaban. Eh, salah….sudah lama aku tidak memegang keyboard untuk satu tujuan….MAIN ! Iya, kenapa….? Tidak boleh…? Masa setiap hari aku disibukkan oleh teori konspirasi,agama sesat, ulama busuk, kecoa bunting, sementara aku yang setiap hari didepan PC hanya untuk menggunakan Adobe Photoshop CS2. Bosan tahu…! :lol:Ya….pada akhirnya, setelah membaca PCGamer, aku berinisiatif untuk pergi  ke tempat dimana DVD game bajakan beredar. Untuk apa…? Cari game lha…..Well, untuk meminimalisir pengeluaran dan permorma PC, niatnya mau membeli game yang tidak menghabiskan resource. Tapi….niat yang tidak sampai……

Company of Heroes namanya.

“Malah game dengan spec maha berat ini yang terbeli….”

Hehehehe….Awalnya pulang dengan muka kecut. Masalah pengeluaran sih tidak masalah, awalnya melihat Case CD ini, aku langsung tertarik lalu dengan segera dibeli. Tapi setelah melihat spesifikasinya…

BUSET !

Buset apanya…? ‘Hanya’ menghabiskan space 7,5 GB kok ! ‘Hanya’ memakai RAM yang kapasitasnya 512 MB kok ! *Doooong….*

Yah, untuk yang diatas sih sudah mentok untuk minimal requirements. Lagipula, baru kemarin – kemarin aku membeli Processor Intel Dual Core yang baru. Jadi aku jelas tidak terlalu ambil pusing.

Harapan datang ketika pengorbanan sudah dilakukan. Begitulah kata nenekku (Mau ikut – ikutan Cap Lang ya…? Hehehe….salah), install dilakukan, ternyata setelah beberapa menit menunggu…

….

….

….

Kok cepat sekali ya…?

Yak, hit in the ‘Enter’ button. Pastilah aku langsung coba. Hasilnya….?

GILA KEREN BANGET !

Kita bahas dari cerita dulu. Setting permianan ini ditempatkan di Normandia. Tahu kan…? Tempat legendaris yang eventnya tidak main – main, D-Day ! Menghajar Basis Jerman ! Awal game disuguhi oleh FMV yang memperlihatkan seseorang, yang aku kira adalah calon kuat untuk karakter utama….dan ternyata dia hanya menjadi cameo setelah tewas dihajar MG42 yang ada di dalam Pillbox (Semacam bunker) Jerman. Meski ada karakter utama yang berperan penting dalam cerita, namun dalam game RTS ini (Belum bilang ya kalau game ini RTS…? :lol:), namun anda tidak benar – benar mengendalikannya, namun mengendalikan skuadron (Bukan, bukan hanya satu) yang berisi pembebek komandoinfantry – infantry, ini hanya berlaku untuk misi pertama. Selanjutnya, secara bertahap anda bisa mengendalikan Airborne Infantry, AA Gun curian, Tank (esensial, tentu saja), bahkan sampai Howitzer yang legendanya dapat memporak – porandakan basis musuh. Lebih untung lagi kalau anda berada di pihak Axis. Anda dapat mengendalikan Nebelwefer battery (Sekelas howitzer, hanya lebih lemah, namun bisa digerakkan), bahkan sampai Tank Tiger yang terkenal itu. Hanya sayang, menurut penerawanganpengamatanku, Axis hanya bisa dimainkan pada mode Skirmish.


“Skrinsyut lain. Editan…? Tentu.😆 “

Lalu apa istimewanya game ini….? Untuk apa aku menghabiskan 7,5 GB hanya untuk…

Stop. 

Well….aku tidak menyarankan game ini untuk PC anda yang masih low-end. Karena spesifikasinya yang membludak. Namun, bagi anda yang memiliki PC High-End dan salah satu penggemar RTS, berbahagialah. Dengan setting yang tepat, anda bisa merasakan seolah – seolah menonton film perang. Sound Effect dan teriakan Infantry yang meminta pertolongan juga di-embed di sini. Pokoknya™ coba dulu deh.

Dan mengapa post ini diberi embel – embel ‘ACHTUNG’ …?

Karena game ini BASI ! :lol: Sudah keluar sejak pertengahan tahun 2006 lalu. Makanya aku tidak menyuruh anda membuang waktu untuk masuk dan berkomentar di sini.😆

9 Tanggapan

  1. Kalau bapak mau memainkan game yang basi, sebaiknya yang betul-betul basi. Begini, ada dua cara bermain game secara trendi; main yang fresh from the oven, atau yang rotten at the museum.

    Tapi, itu hak bapak kalau ingin bersikeras😛

  2. Bapak…? Meski di PRS namaku biasa disingkat Mr. Berry, tapi…😆

    Yah, soalnya belum terlalu basi sih….

  3. Normandy?

    *kaget*

    Salah satu lokasi favorit saya… *ngiler*

    Ada di Bastogne juga?
    *dilempar sandal*

    Oh, cuma 512 RAM toh?

  4. Wah… ga main game PC…

    Kalo Console sih maen…

  5. Yah game ttg front barat lagi…bosen…

    Sayangnya game FPS WW II jarang yang di Front Timur… padahal SOVYETSKY SOYUZ….

  6. @Shan-In Lee
    Uhmm….512 Mb itu minimal requirements-nya. Dan agak LAG saat main…

    @ Bart

    Kalau begitu, mainkan saja Medal of Honor Pacific Assault. Front Timur itu, pertama – pertama saja sudah di Tarawa Atoll, lalu flashback ke penyerangan Pearl Harbour.

    Tapi itu game tahun 2004, meski begitu, pakai engine havoc. Bagus deh.

  7. FPS… paling2 CS source…

    Jak, punya game MMORPG rame?(jangan bilang Dragon ball online!)

  8. […] saya terkena sindrom game strategi, pembuatan header ini tidak membutuhkan waktu banyak (Iya, bahannya saja sudah ada), kebetulan […]

  9. my name is borat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: