Trial-and-Error

Hoho….postingan kali ini bukanlah apa – apa. Hanya diangkat berkat kebodohan saya dalam dunia blog. Seperti malfungsi URL, atau kesalahan pengetikan yang menghias blog ini setiap harinya. (Menangis)😆


WARNING !
TULISAN SEMI-SERIUS


Kita ini manusia, manusia memang bukanlah makhluk yang sempurna. Seringkali mereka melakukan kesalahan baik disengaja atau tidak disengaja. Meskipun kesalahan yang disengaja cenderung dilakukan untuk hasil yang lebih baik, namun kita seringkali tidak siap dengan kesalahan teknis yang terjadi akibat insiden ataupun kecerobohan kita sendiri.Katanya sih, kegagalan adalah kemenangan yang tertunda. Namun seolah pikiran kita tidak menghadapi sesuatu yang tertunda. Sehingga kita cenderung ingin merubah kenyataan, dengan cara yang terlarang atau tabu untuk dibahas. Misalnya ketika kita ditolak oleh pacar kita. Itu adalah suatu contoh kasar bagaimana kesuksesan bisa di-halt oleh rencana Tuhan. Namun, pikiran kita yang tidak bisa menerima hal tersebut membuat kita ingin, bunuh diri, misalnya, agar mendapat simpati dari seseorang yang kita cintai. Nah, ini hanya akan memperburuk kenyataan yang menghadapi kalian. Namun sayang, doktrin ini sulit dilepas, dan inilah yang menyebabkan suatu generasi yang dikenal takut gagal.

Lalu apa hubungannya dengan judul topik ini…?

Tentu saja ini mirip dengan judul topik, setidaknya saya membahas bahwa kegagalan adalah bagian dari pembelajaran dan tidak perlu ditakutkan.

Well, setidaknya, saya ingin membuat verifikasi terlebih dahulubahwa saya juga adalah orang yang sedikit ngeri apabila saya mendapat suatu kegagalan. Namun, saya kira ini membuat saya berpikir agar tidak membuat kegagalan untuk kedepannya.

Yah, anda mengetahui apabila kegagalan adalah bagian dari pembelajaran. Pembelajaran yang bersifat positif. Dan tentu saja, bila kita menilik dari segi yang lain, tentu saja hal itu bisa dianggap benar. Seperti kegagalan dalam mencuri, adalah hal yang lumrah apabila ditilik dari sisi pencuri tersebut (tentu saja apabila perangainya adalah seorang yang sabar).

Jadi….?

Trial-and-Error adalah suatu hal lumrah untuk didapatkan. Setiap manusia akan mendapatkannya sebelum akhirnya menjadi ‘orang’. Orang yang takut gagal juga bukannya tidak bisa sukses, mereka juga akan lebih cepat berkembang karena mereka cenderung membuat perhitungan yang matang untuk menghindari kegagalan tersebut. Namun yang pasti ‘Trial’ dan ‘Error’ adalah hal yang secara tidak langsung berkaitan satu sama lain. ‘Trial’ tanpa ‘Error’ adalah nonsense, ‘Error’ tanpa ‘Trial’ adalah membingungkan (Bagaimana caranya). Maka dari itu, saya juga berharap bisa memaknai apa arti kegagalan itu.

Kapan Hukum Trial-and-Error dibekukan…?

Hukum trial-and-error juga tidak akan berlaku apabila  kita dihadapkan pada suatu pekerjaan sekala besar yang tidak mengharapkan kegagalan. Absolut ? Tentu. Gagal sekali, tidak dipercaya dalam waktu panjang. Dalam hal ini, kita lebih dituntut untuk gagal di pelatihan – pelatihan untuk mempersiapkan skill yang lebih matang untuk kedepannya. Apalagi dalam kesalahan yang bersifat kultural, meski tidak seberat yang pertama, namun konsekuensinya orang tersebut bisa saja dicemooh dan menurunkan harga diri orang tersebut.

Terkadang kegagalan atau kesalahan tidak diterima apabila orang tersebut adalah orang yang kharismatik, superpower, hebat. Ya, kita memiliki perkiraan bahwa orang tersebut adalah orang yang bertangan dingin, sehingga cenderung berbuat sesuai dengan keinginan. Dan kita tidak mentolerir apabila dia berbuat salah. Kenapa juga…? Meski hebat, dia tetap manusia, kenapa harus dicemooh gara – gara satu kesalahan….?

Hmm….yah, namanya saja manusia. Kalau mereka sempurna, tentulah mereka akan menjadi sangat angkuh dan tidak ingin mengakui Tuhan-Nya.

Terakhir, aku harap tulisan ini berguna untuk kalian semua (yang membacanya).😀

Tanda tangan

8 Tanggapan

  1. PERTAMAX

    Misalnya ketika kita ditolak oleh pacar kita.

    Ha? Tidak jelas.
    Ditolak oleh seseorang yang kita taksir atau permintaan kita ditolak oleh pacar?

  2. KEDUAX ! ^_^;

    Pernyataan pertamamu yang aku maksud. Intinya seperti itulah.😀

  3. Kritiknya mengena, mas😀

    (Wah, fitur tanda tangan itu semakin menarik saya kelihatannya…)

  4. Hohoho…berniat memakai, Tuan Geddoe…?😀

  5. wah..wah…wah..

    berarti bgt ^^

  6. Einstein, Thomas Alfa Edison, dll adalah orang yang berkali2 gagal dan di kata2in sama temen2nya sinting, pada saat kita mencoba sesuatu tentunya cuman dua kemungkinannya berhasil atau gagal, tapi kita tidak pernah tahu kalau tidak mencob ya to? Tentunya ada jalannya untuk berhasil, tapi klo pun engga yang penting udah usaha dan mendapat pengalaman berharga, Keep trying and explorer the world anak muda🙂
    Btw..btw.. gambarnya keren2 euuy… aku selalu kagum sama senimaan

  7. Colonel sanders katanya mengulang 100 kali untuk Fried Chicken

    DB mengulang suatu hal untuk menambah “stok”….

    Jabizri berulang kali mencoba merebut CD hen*** dari DB…

    Dan saya mencoba 2 kali setelah gagal sebelumnya(karena dia wafat sih)

    Teman saya mencoba banyak kali untuk mempelajari devil bat ghost(sukses! hanya speednya…)

    Saya mencoba ratusan kali untuk melempar bola amefuto dengan sempurna untuk menjadi QB

    Semua itu trial, dan banyak error… tapi pasti bakal sukses..

    kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda terus…terus….dan terus….

  8. 59pW7Q comment2 ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: