Musibah terbesar itu bernama ‘Hidup’

Kau bilang kau butuh kedamaian
Musibah pun enggan kau pinang
Maka itu, segalanya kau tumpahkan
segala cercaan tatkala hujatan datang

Kubilang baik – baik, sayang
Musibah itu sudah lama datang
Sebelum kau dan aku bertemu pandang
Bahkan sebelum orangtuamu bertunangan

Kau bertanya kebingungan
‘Benarkah itu, kakang ?’
Kujawab dengan terang – terangan
‘Musibah itu bernama hidup, sayang.’

——————–

Apakah anda tahu, musibah terbesar yang sampai saat ini terus mengerubungi anda. Tiada henti, tanpa lelah dan keputusasaan…?

Apakah anda tahu, musibah terbesar yang melebihi tsunami Aceh 3 tahun lalu, atau musibah Gempa Yogyakarta…?

Kau tahu sesuatu ? ‘Musibah itu bernama hidup, sayang.’ Anda harus tahu bahwa karunia hidup yang diberikan oleh Tuhan anda itu harus diterima dengan lapang dada. Siapa yang bilang hidup itu indah ? Siapa yang bilang kalau dunia ini indah apabila milik kita berdua ? Dunia itu kejam, kawan.

Anda yang tidak siap melihat tubuh – tubuh yang mati berdarah – darah, atau pembunuhan satu keluarga yang didasarai oleh rasa dendam, sebaiknya anda tahan atau menutup mata atas kenyataan yang anda terima. Bagaimana tidak ? Hidup itu sengsara, namun mematikan diri itu tidak diperbolehkan oleh Sang Pencipta.

Beruntung bagi anda yang sejak awal sudah dikaruniai oleh kekayaan dan harta yang melimpah. Setidaknya hidup bisa menjadi lebih mudah. Lihat sekeliling anda apabila ada. Rakyat – rakyat jelata berhiaskan koran dan beralaskan aspal menghiasi setiap seluk-beluk kota Metropolitan. Sulit ? Ya. Hidup mereka sulit, kawan. Hidup untuk mengurus diri sendiri saja belum bisa. Apalagi mengurus keadaan esok hari saja belum tentu pasti.

Lalu apakah mengetahui apabila kejahatan itu menyelimuti lingkungan Anda…? Penjahat – penjahat itu bahkan tak segan – segan menghilangkan nyawa anda apabila tidka menuruti kemauan mereka. Miris bukan ? Berlawanan sekali dengan apa yang sekarang dikumandangkan oleh suara – suara remaja. “Kenangan Terindah”, “Love is Cinta”, dimanakah kebenaran cerita atau lagu tersebut ? Benarkah dunia itu seindah yang mereka bilang ? Sadaralah kawan, mereka tidak sesat. Namun mereka jelas tidak menyampaikan kebenaran.

Hidup itu tidak selamanya indah, hidup itu gila, menakutkan. Luka hati paling besar. “Musibah itu bernama ‘Hidup’, sayang.”

coretan-tangan.png

18 Tanggapan

  1. Dua wajah kehidupan; di satu sisi ia indah, di satu sisi ia buruk rupa:mrgreen:

    Tujuan hidup adalah : Menikmati sisi bagusnya sembari mencoba meminimalisir yang jelek-jeleknya😛

  2. Ya, dan kebanyakan malah melihat dunia dari sisi indahnya. Jadi tidak siap saat diberi sisi gelap.

  3. kadang ada yg berpendapat : kehidupan lebih menyakitkan daripada kematian …

  4. Ada. Seorang ilmuwan berpendapat seperti itu.

  5. Hmm,, tapi kalo ga berusaha nyari berbagai hal positif dari semua hal itu,, bakal depressing banget dong,,

  6. Memangnya orang – orang yang terkena musibah hanya akan diam saja…?:mrgreen:

  7. Hidup bukan musibah sayang….nikmati setiap detik yg kau miliki dengan rasa syukur…biarlah yg gila mnjadi gila kita ga usah ikut2an..maka tersenyumlah dan dunia ikut tersenyum bersamamu…😉 ting ! pada akhirnya kelak…matipun masih tersenyum…🙂

  8. hidup menjadi musibah ketika tidak lagi kita bisa mensyukuri apa yang dengan sangat beruntungnya kita masih miliki.

    sebetulnya
    hidup itu indah atau suram
    memang tinggal bagaimana cara kita menyikapinya, ya.

  9. Bukan cm hidup, tp cobaan.😀

  10. Misi hidup adalah mengubah diri sendiri, bukan mengubah dunia. Hidup bukan musibah, hidup adalah musibah ketika manusia merasa putus asa dan terus-menerus mengutuk Tuhan.😀

  11. Jangan terlalu duniasentris… soalnya mati pun kalo salah2… lebih sakit lagi…

  12. Hidup = musibah

    ..hmm

    Aku sempet yang sampe nanya ke tuhan.. buat apa sieh dunia ini diciptakan? bumi dan seluruh isinya..manusia dan segala masalahnya.. setan dan malaikat.. tata surya dan segala macem galaksi di luar sana.. jadi tuhan koq mau repot2 bgitu.. mungkin tuhan cuma jawab ‘terserah gue lah’ .. :becanda mode on:

  13. Then which is the failure?
    World = if it’s failure we won’t survive
    human = God said that human is the nearly-perfect creation
    Life = Nothing will happen if we’re not alive

    which?

  14. @ Semua

    Poin post saya adalah, menyadarkan kembali orang – orang yang melihat hidup ini dari sisi positifnya saja.😐

    Silakan menafsirkan.

    @ Neneknya Omaigat

    Saya berusaha.🙂

  15. musibah juga indah tergantung bagaimana cara kita menikmatinya juga kan?

  16. Judulnya, tepat.
    Memang, seperti yang De Be katakan di paragraf terakhir –hidup itu tak selamanya indah. Betul sekali. Karena hidup adalah perjuangan, dan tak bisa semuanya dijalani dengan mudah. Walaupun mungkin Roberto Benigni akan memprotesnya, soalnya dia membuat film yang sungguh indah “Life Is Beautiful” dan diganjar oscar! Menurut Benigni, hidup itu indah.

    Benigni menceritakan –dengan amat sederhana –kehidupan seorang laki –laki sederhana, miskin, klo tak salah di awal era sesudah perang dunia II. Dia hidup bersama istri dan anak –anaknya dengan penuh kekurangan. Namun, apa yang membuat laki –laki itu berkata “hidup itu indah” padahal hidupnya begitu sulit? Tentunya itu bukan kata –kata untuk penghiburan semata, bohong, atau tidak realistis. Saya pikir, benigni berkata begitu karena cinta. Dia mendapatkan cinta yang banyak di sekelilingnya (walaupun kdang tidak disadari) dan itu membuatnya bahagia. Kata itu bisa membuatnya kuat untuk terus optimis dalam berjuang untuk orang –orang yang dicintainya.

    Memang tak salah jika mengatakan hidup itu musibah, tak selamanya indah. Tapi hendaklah itu tak menjadikan kita pesimis. Saya menggarisbawahi kata –kata De Be

    “….hidup itu gila, menakutkan. Luka hati paling besar”

    Saya pikir, jka kita memandang dan berpikir positif tentang hidup, hidup tidaklah menakutkan. Sebab setakut apapun, seluka apapun, bahkan meskipun tak indah, hidup harus tetap dijalani. Dan kalau kita tetap memandang hidup ‘se-menakutkan’ itu, kita malah akan terus menderita dan tidak bahagia.

    Jadi, jalanilah hidup dengan baik, penuh optimisme, dan keyakinan bahwa kesulitan apapun pasti ada jalan keluarnya. Tentunya jika kita terus berusaha berjuang. Bukankah kita punya orang –orang tercinta yang ingin kita buat bahagia, iya kan? Dan juga jangan terlalu ‘romantis’ memandang hidup sehingga kita menjadi tidak bahagia dengan semua kekurangan –kekurangan hidup.

    Selalu bersabar dan bersyukur, semoga itu bisa mencerahkan pemikiran kita, dan kita pun bisa mengatakan “hidup itu penuh perjuangan dan pelajaran”

  17. Well, the one who’ve surpass “that” will realize it after all….

  18. yang tahu hidup itu spt apa ya mereka yang dah mati, dan bukan near death experience aja kaleee….
    masalahnya siapa yang mau bicara sama orang yang sudah mati??? emang bisa???

    get real, go back to your desks, stop being mellow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: