Merdeka

Katanya Indonesia sudah merdeka
Tanggal 17, 8 tahun empat lima
Katanya penjajah sudah tiada
Dikutuk Tuhan rusak binasa

Tapi Raja Negeri masih sok berkuasa
The Haven’t di negeri dibiarkan sengsara
Godaan kekuasaan masih ada
Globalisasi merusak semuanya

Ad Hominem masih dimana – mana
Manusia saling membid’ahkan sesama
Kuasa agama menyerang saudara
Fatwa ditekankan sekuatnya

TNI masih hujam yang sebangsa
Film Bokep masih juga merajalela
Sinetron menghancurkan peradaban negara
Tahun ke tahun, semuanya sama saja

Tapi harapan juga masih ada
Generasi muda, generasi penerus bangsa
Masih bisa meluruskan semua yang berbeda
Kemerdekaan masih bisa dirasa !

~ Deathberry

———————————————————–

Meski semuanya bobrok, meski semuanya hilang kendali, tanpa harapan, namun tidak selamanya begitu. Masih ada sedikit optimisme yang tersisa. Mari kita bangun negeri ini, dengan segenap kekuatan yang tersisa. Merdeka…! Selamat hari ulang tahun Bunda Pertiwi, semoga kau tetap dipanjangkan umurnya, semoga masih bisa hidup bersama kita semua sampai akhir hayat !😀

F.N. : Link terkait >>

1. Kita Hidup oleh Sejarah 

2. Catatan Seorang Tentara 

3. Tulisannya Anto

4. Tulisannya Chika 

5. Tulisannya Almascatie 

6. Tulisannya Mansup

trademark-cr.png

27 Tanggapan

  1. Tulisan saya di sini
    termasuk ad hominem gak ya?

  2. Pokoknya™ MERDEKA™!!

  3. Merkeda…. minimal merkeda untuk berkomentar😀

  4. Mari kita bangun negeri ini, dengan segenap kekuatan yang tersisa.

    hmmm saya jadi mikir kaya gini ya.. apa kita biarkan dulu negara ini binasa sekali baru dibangun dari nol lagi…. sehingga kekuatan tersisa ini bisa maksimal… dari pada sisa-sisa menjadi sia-sia karena tidak bisa bener juga ni negara..:mrgreen:

  5. […] Death Berry Filed under: In My Search   |   […]

  6. eh anu, link mbak venus itu kok ke mansup-my girls?:mrgreen:
    ya, kita merdeka, merdeka dari kebebasan.😦

  7. MERDEKA !!
    hohoh

  8. euh.. kemerdekaan seorang raja… merdeka!!..

  9. […] keadaan negara kita sedang porak – poranda, harapan untuk bangkit selalu ada. Kita harus mampu percaya bahwa Indonesia hanya kurang berusaha. Dan bagi yang […]

  10. @ Kang Adhi

    Itu bukan, Kang.😀

    @ cK

    Saya kira mau Pertamax !😀

    @ Generasi Biru, Zazi, sikabayan

    Merdeka, lho.😀

    @ almas

    Pada akhirnya, ada satu pertanyaan, apa yang bisa dilakukan untuk menghancurkan bangsa ini terlebih dahulu ? Perang ?

    @ antobilang

    Ampun, Nto. Sudah.:mrgreen:

  11. M-E-R-D-E-K-A…
    Janji nggak bakal nakal lagi😀

  12. Janji tidka nakal ? Dari apa ?:mrgreen:

  13. semoga merdeka!!!

  14. itu puisi ya?

  15. Membalas perkataanku ?😈

  16. Hasil sebuah kemerdekaan bagi Aki Somad, bisa menampung tetes demi tetes air nira dengan tenang mungkin sudah cukup.

    Meskipun untuk kemerdekaan ini Aki Somad dulu telah mengerahkan segenap jiwa dan raganya.

    Kenapa bagi sebagian orang kemerdekaan ini seolah tidak memberikan arti apa-apa?

  17. Sudah diperbaiki hubungan saya dengan mbo venus ya..?

    Hmm…

    MERDEKA KABEH Lah…

  18. btw, nasionalisme di indo rada kurang ya?

  19. Yang merdeka yang berkuasa.😛
    Kalau begitu apakah istilah ‘merdeka’ bisa dibilang sebagai generalisasi?😕

  20. […] Kemerdekaan Indonesia………… […]

  21. emang-nya di negara lain kemerdekaan itu ga kaya yg tercantum di puisi itu ya ??? …

    .

    .

    .

    di negara mana ya ??? …

  22. @Debe
    “Membalas perkataanku ? ”

    Tentu saja!
    *hajar debe*
    *hajar sampe keriting*

  23. @ [irwan], mYu di HKG

    Ehm, sepertinya karena rasa nasionalisme sudah tidak ada lagi…?😕

    Kabarnya sih anak – anak muda sudah tidak mau melaksanakan upacara lagi…

    @ manusiasuper

    Ya, ya, ya…

    @ Xaliber von Reginhild

    Sebenarnya iya. Mengingat kemerdekaan sekarang adalah lomba dan hadiah.

    @ Joerig™

    Tanya kenapa ?😀

    @ IsMa

    Menghindar.

  24. MERDEKAA~~~ sekali merdeka tetap merdeKA!!~~~
    *nyanyi2 ga jelas*😆

  25. […] ¤ Begini Adanya – Merangkak ¤ Caplang – Bukan Artis ¤ Danalingga -Rasa Cahaya ¤ Death Berry – Merdeka ¤ Deking – Ketika Keraguan Datang ¤ Dnial – Kami ini Budak-budak ¤ Fadil – Pemuja Senja ¤ Farid […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: