“But that’s (NOT) the Truth !” – Harusnya NKRI itu seperti ini….

Yak, satu khayalan lagi tentang Indonesia.

Khayalan ini bukanlah semata – mata merupakan keinginan saya yang muluk – muluk (Seperti Indonesia tanpa kejahatan). Yang saya akan bahas di sini adalah Indonesia yang seharusnya ideal dengan segala macam Undang – Undangnya.

 

Begini.

Seperti yang kita ketahui, bahwasannya Indonesia terdiri dari berbagai macam peraturan. Baik itu dari Undang – Undang Dasar 1945, UU, Keputusan Presiden, Tap MPR, Peraturan Daerah, dan lain – lain. Dengan begitu, yang harusnya terealisasi adalah Indonesia yang makmur, sejahtera. Indonesia yang adil dan kaya. Tidak terombang – ambing oleh zaman. Seharusnya Indonesia memiliki Presiden yang berkharisma dimata pendukung dan rakyatnya. Seharusnya Indonesia memiliki ribuan pulau yang tidak dicomot – comot oleh negara sebelah.

Cukup ngedumelnya. Mari definisikan Indonesia secara menyeluruh. Seluruh ‘fakta’ diambil dari sini.

—————————–

Indonesia adalah negara Kesatuan Republik, dimana kedaulatan ada di tangan rakyat dan berdasarkan oleh UUD. Berarti rakyat seharusnya memiliki hak lebih untuk ‘memerintah’.

Indonesia, meskipun kedaulatan dipegang oleh rakyat, namun dipimpin oleh seorang Presiden dan wakil Presiden, dimana mereka memegang jabatan selama 5 tahun, sedangkan dia sendiri dapat dipilih kembali, hanya dalam satu kali masa jabatan lagi.

Presiden Indonesia, sebelum melangsungkan masa kerjanya, terlebih dahulu disumpah menurut agama, didepan MPR/DPR dengan sumpah dan janji seperti :

Demi Allah, saya akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik – baiknya dan seadil – adilnya, memegang teguh Undang – Undang Dasar dan menjalankan segala undang – undang dan peraturannya dengan selurus – lurusnya serta berbakti, kepada Nusa dan Bangsa.”

Saya berjanji dengan sungguh – sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik – baiknya dan seadil – adilnya, memegang teguh Undang – Undang Dasar dan menjalankan segala peraturannya dengan selurus – lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.”

Hubungan antara “orang – orang besar Indonesia”, yakni antara Pemerintah Pusar dengan pemerintah provinsi, kabupaten, ataupun kota diatur oleh UU, memperhatikan juga antara perbedaan dan ragam budaya di sana. Adapun hubungan keuangan dan SDA diatur oleh UU dengan selaras dan adil.

Negara juga menghormati suatu adat dan hak tradisionalnya selama ‘umat’ tersebut masih hidup, dan sesuai dengan teoriprinsip NKRI.

Tentunya, Pemilihan akan pemimpin Negara dilaksanakan oleh Pemilu. Dimana pelaksanaanya selalu jujur, langsung, umum, adil, bebas, dan rahasia. Setiap lima tahun sekali. Ah, ya. Pemilihnya juga adalah satu orang tiap suara.

Pajak yang dilaksanakan di tanah NKRI diatur secara memaksa untuk kepentingan negara. Dan diatur dengan UU (Namun kabarnya prosedur pembayarannya mudah.)

Mari kita lihat warganya. Rakyat Indonesia, dilihat dari berbagai aspek adalah sama dimata hukum. Wajib menjunjung tinggi hukum, tanpa kecuali.

Tiap – tiap warga negara juga berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Warga negara sendiri diwajibkan untuk ikut serta dalam pembelaan negara.

Rakyat Indonesia sendiri berhak untuk berpendapat dan mengeluarkan suaranya, baik dalam lisan maupun tulisan.

Warga Indonesia juga diberi hak untuk mempertahankan hidup dan kehidupannya. Berhak untuk menjamin haknya sendiri. Dan juga, secara teknis berhak untuk mendapatkan pendidikan yang LAYAK, demi meningkatkan kualitasnya sebagai manusia.

Setiap individu dalam NKRI berhak atas perlindungan, jaminan, dan perlindungan hukum. Berhak atas status kewarganegaraan (Bisa diaplikasikan lewat KTP). Dan juga perlakuan yang adil dalam hubungan kerja.

Dan yang paling terpenting adalah, setiap warga negara di NKRI bebas untuk memeluk agama sesuai dengan kepercayaannya masing – masing. Bebas meyakini kepercayaan yang sesuai dengan hati nuraninya.

———————–

Baiklah. Cukup dulu.

Tentunya apa yang saya jabarkan diatas adalah sesuai dengan apa yang tertulis daripada Undang – Undang Dasar 1945 yang keasliannya terjamin oleh seluruh badan Pemerintahan di Indonesia.

Adapun seharusnya, dari apa yang saya tekankan di atas, seharusnya menjadikan sebuah negara bernama Indonesia menjadi Negara yang bersahaja lagi makmur.

Adapun selain UUD 1945, Pancasila yang tergabung dalam lima poin itu akan menjadikan NKRI sebagai negara dengan basis keagamaan dan sosial yang baik.

Diantara yang sudah terealisasi dari Undang – undang Dasar di atas, apakah ada yang sudah terjadi ? Apakah ada yang sudah benar – benar terealisasi ?

Ada ?

Ada ?

Bagus kalau ada.🙂

—————-

F.N. : Adapun Perda dan Peraturan lainnya belum saya jelaskan disini. Demi keabsahan tulisan ataupun karena alasan pribadi lainnya….

…Sebenarnya karena malas kok.:mrgreen:

trademark-cr.png

29 Tanggapan

  1. hehehe…peraturan itu dibuat untuk dilanggar, tho?:mrgreen:

    seperti bunyi pasal 34 yang berbunyi “kafir fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.”

    nyatanya? sampai saat ini masih banyak fakir miskin dan anak-anak terlantar yang merajalela di sudut-sudut bahkan tengah kota. dari situ terlihat bahwa UUD 45 tidak sepenuhnya dijalankan.

  2. Bagini… Manusia, secara pribadi itu memang realistis, idealis, dan apalah… Tapi yang namanya yang berkaitan dengan negara, semacam Dasar Negara, Undang-Undang, dan Peraturan lainnya itu harus dibuat si-ideal mungkin, dengan tujuan bahwa itu harus dicapai. Kenyataannya memang apa yang dibuat se-ideal mungkin itu ga harus dicapai. Jika tercapai, apa lagi yang bisa dilakukan? Merubah tujuan itu tentunya.

    Jadi, apa yang berkaitan dengan negara dan konstitusinya adalah se-ideal mungkin, dan itu tidak akan pernah dicapai. Hanya pemacu, istilahnya… Ah ribet, nanti saya tulis saja entry-nya. Ilmu politik memang ribet… @___@

  3. NKRI hmmmmmmm…. dimana to indonesia itu?😆

  4. “Antara Ada dan Tiada”
    *inget film mistik Endonesia*😆

    dari kecil sampai sekarang saya itu ya gak mudeng sama yang namanya UUD, cuma satu yang aku masih ingat pasal 33, giliran rakyat banyak yang mempergunakan, pasal 33 diagung-agungkan bahwa semua itu milik negara, sedangkan giliran pejabat atau orkay, pasal 33 dinafikan…capeee deehhh

  5. Simpel saja … kenapa masih mau jadi WNI dengan segala penderitaan yang ada?:mrgreen:
    *kabur*

  6. makanya blogger itu harus jadi pejabat atau anggota DPR/MPR agar pelaksanaan UU itu bisa tepat…
    anda juga harus kayak gitu loh…

  7. @ arul
    pejabat yang harusnya ngeblog, biar bisa kita pantau.😀
    kalo dia buat kebijakan ngaco, kita hajar di komen, kirim komen samfah😆

  8. NKRI itu singkatan apa sih?
    Negara Kesatuan Republik Indonesia?
    Kalau begitu, ini menyalahi Pancasila, sila ketiga.
    Mestinya, negara kita adalah Negara Persatuan Indonesia, ‘kan?

  9. Sepertinya area komentar di posting ini bakal jadi ajang curhat anti NKRI😕

  10. Apakah ada yang sudah benar – benar terealisasi ?

    kayaknya belum tuh😀

  11. Asswrwb, ini adalah komentar saya yang kedua….Yang pertama saya komentar di Guestroom anda, masalah PSK dan Dugem…
    Sekali lagi saya sampaikan apresiasi saya atas kreasi anda membahas masalah kehidupan berbangsa dan bernegara…apa betul umurnya baru 16 tahun?….
    Ok, anggap aja bener…hebat….!
    UUD 1945 dan amandemennya serta undang undang pelaksanaan yang dibuat nyatanya banyak yang belum bisa terlaksana…itulah faktanya….semua tahu itu, tidak perlu dibahas lagi….Ok?
    Sekarang masalahnya adalah ..Why?..mengapa terjadi demikian dan How to correct the mistakes?…
    Why?…jawaban singkatnya adalah karena seluruh komponen bangsa, mulai pimpinan sampai rakyat terkecil, mayoritas sikap mental spiritualna telah keluar dari orbit, keluar dari fitrah yang ditentukan Allah pada saat NKRI dilahikan pada 17 Agustus 1945, yaitu falsafah Pancasila yang murni dan konsekwen…..Mulai dari orde lama, orde baru sampai sekarang orde reformasi…!
    How to correct?…Ya tinggal mau apa tidak kembali kepada fitrah NKRI saat dilahirkan Allah SWT, kembali menghayati, mengamalkan Pancasila secara murni dan konsekwen….
    Hampir semua sudah tahu tentang How to do ini, masalahnya mau tidak?..sebab sudah keenakan selama setengah abad menikmati KKN secara bergilir dan berjamaah…
    Kita lihat saja, yang berkuasa pada era reformasi sekarang ini, kan dulunya pihak yang paling getol mengoreksi pemerintahan..begitu berkuasa, they do nothing…sejarah KKN berulang..gantian..sampai sekarang…
    Jadi jawabannya adalah: We need Will..Where is the will, that is the way….bangunlah kemauan yang kuat untuk memperbaiki nasib bangsa ini….
    Orang pintar banyak..BJ Habibie, mantan presiden RI itu orang genius yang diakui oleh dunia…tapi hasilnya anda tahu bukan?..Timtim lepas..perkonomian negara Indonesia yang katanya akan tinggal landas pada tahun 2000, malah ketinggalan dilandasan dan mengalami krisis berkepanjangan…
    Bangsa Indonesia perlu pemimpin bangsa yang bukan hanya cerdas intelektual, tapi juga cerdas emosional dan spiritual, yang punya will, kemauan keras untuk mempelajari aspirasi hati nurani rakyat tertindas dan mampu berdialog dengan Allah SWT sehingga mendapat hidayah dan karomah to build the nation a new, to build the golden generation, masyarakat adil dan makmur gemah ripah loh jinawi…
    Saya kira anda termasuk calon pemimpin bangsa ini dimasa depan…
    Teruslah berkarya, lajutkan budaya “PSK dan Dugem” versi Nabi Muhamad….Amin ya robbul allamin…
    Kalu mau kenal saya, silahkan mampir ke situs saya…

  12. *kaget ga karuan*

    kangen band… T_T

    wew..istrix gus dur…

    tapi sen, semua org kan udh berusaha. yah..begitulah…

  13. *ORBA Mode ON*
    hmm…sepertina postingan ini bertendensi untuk memecah belah NKRI!!!
    tulisan-tulisan yang provokatif, dan komen-komennya juga pada anti NKRI kabeh!!!
    harus dilaporin ini!!!

    *ambil snapshot*
    .
    .
    .
    *upload n kirim ke cyber polri*

  14. apa kita sudah menjadi warga negara yang baik?
    mengapa selalu meminta?

    semalem saya nonton kick andy di metro tv
    bintang tamunya sri sultan hamengkubuwono x
    salah satunya tentang kenapa dia ga mo jadi gubernur lagi
    juga tentang kemungkinan dia jadi calon presiden tahun 2009
    ato kenapa dia ga mo ngajuin almarhum ayahnya jadi pahwalan nasional

    IMO, jawabannya simpel dan bijak…
    dia cuma melaksanakan kewajiban kepada negara ini
    nantinya mau diingat ato ga, ya terserah saja
    yg penting dia sudah melaksanakan kewajibannya
    sebagai sultan; sebagai warga negara

    jawaban yg sangat mengena
    di tengah banyaknya pertanyaan yg meragukan bangsa ini
    saat bangsa lagi banyak bencana, ekonomi kacow, kalah sepakbola, dll

    bener kata bro deKing
    kalo emang udah ga cinta, kenapa masih jadi WNI?
    jangan bilang karena keterbatasan biaya, dll

    silakan anggap saya terlalu naif
    saya suka berada di jalanan, banyak sekali contoh keburukan di situ
    apakah saya akan memaki? mudah2an sih tidak… kadang2 sih iya😛
    saya berusaha nulis artikel ato bicara dng orang2 di sekitar saya
    jadi kalo emang ada yg jelek mbok ya coba diperbaiki
    sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya
    orang lain jelek ya diingetin, ato cukup dia aja yg jelek
    jangan cuma bisa memaki

    kalo saya liat tulisan mas debe kan cuman mengungkapkan fakta
    tanpa ada kalimat yg menghujat ato menghakimi
    tapi ternyata ADA komentar yg seperti itu
    banyak yg terpancing😆

    mulai dari diri sendiri aja deh🙂

  15. wah, justru si hoex itulah antek-antek komunis…:mrgreen: mwuakakakak

  16. *tereak-tereak lewad corong*
    SAHUURRRR….SAHURRRRR………….
    .
    .
    SAHURRR…SAHURRR……….
    *nabok-nabok kenthongan sambil kliling blogosphere*

  17. Ngomongin negara kita ini bukannya buat bahagia malah bikin pusing dan stress sendiri…
    Mendingan nongkrong dipantai lebih enak daripada pusing2 tentang negara🙂

  18. Sepertinya, para pemimpin Indonesia sejak zaman Proklamasi pun belum berniat memerdekakan Indonesia 100%
    [lihat: Dari Penjara ke Penjara 3-Tan Malaka/TePLOK PRESS ;Juli 2000]

  19. @ deKing

    Simpel saja … kenapa masih mau jadi WNI dengan segala penderitaan yang ada?:mrgreen:
    *kabur*

    Ahahahaha…. menohok!😆
    Abis mau gimana, ya? Perbaiki keuangan dulu deh. Ngurus pindah juga mahal euyy…:mrgreen:

  20. Oh, Indonesiaku. Kondisi ideal yang dipaparkan Bung CR baru bisa terwujud jika seorang pemimpin benar-benar amanah didukung oleh wakil2 rakyat di Senayan yang peka terhadap nasib rakyat yang diwakilinya. Kenapa negeri kita hingga kini masih carut-narut? Pertanyaan usang yang sudah sering terlontar di berbagai forum. Namun, penting dan relevan untuk selalu dicari jawabannya. Saya kira rakyat pun dah banyak yang tahu. Carut-marut yang nyaris merambah ke multidimensi saya kira bersumber dari kaum elite kita yang belum sepenuhnya bisa membebaskan diri dari berbagai kepentingan. Konflik kepentingan inilah yang mewarnai dinamika negri ini sehingga untuk formasi kabinet aja harus melakukan bagi2 kekuasaan seperti politik dagang sapi. itu yang terjadi di atas. Sementara yang di bawah terutama di daerah2 setelah otda diberlakukan. Ternyata setali tiga uang, bahkan jauh lebih parah. Itu realitasnya. Saya kira mengeluh tak akan banyak gunanya. Let’s something do! Hehehehehe😀

  21. @Pak De

    Soalnya duit saya belum cukup buat plesir ke luar negri seperti kamu.

    @DeBe
    *Pejabat Mode:ON*
    Namanya juga sumpah, ya yang penting sumpah aja dulu. Kalo blm sekarang ya mungkin suatu hari nanti akan terealisasikan.

    *saklar mati, jadi mode nya ga bs off*

  22. Guru saya waktu SD bilang :

    Indonesia itu tidak cocok dengan Pancasila dan UUD yang sekarang.
    Bagi Indonesia, kedua sumber hukum tersebut terlalu muluk.

    dan katanya Indonesia tahun 2030 menargetkan menjadi negara Big 5 dalam perekonomiannya, makin muluk aja nih bangsa.

  23. @ cK

    Mau jadi apa NKRI nantinya…👿

    @ rozenesia, dan semua yang agak kontra

    Sebetulnya apa yang saya jelaskan di sini adlaah sebuah bentuk motivasi bagi NKRI agar mau maju.

    …Sebenarnya niatnya hanya itu saja. Mungkin bentuknya memang belum terlihat satir ya..😕

    Salah paham, salah paham.

  24. @ almascatie

    Entah kenapa saya lebih suka NKRI..😕

    @ deKing

    Karena kabarnya mengurus data Warga Negara itu sulit lho. Mau nikah dengan WNA saja ribet begitu. Urus kewarganegaraan anaknya nanti susah.

    Apalagi di Indonesia itu…anda tahu ?:mrgreen:

    @ Guh

    Masa..?:mrgreen:

    @ tirtaamijaya

    Ya, begitulah. Saya memang masih 16 tahun. Saya sih tidak pernah bohong soal umur.:mrgreen:

    Sebetulnya pemimpin RI sendiri bagus, hanya saja cenderung penakut dan kurnag berkharisma. KAlau niat menjadi presiden, jelas ada. Bahkan lebih daripada Presiden sebelumnya. Menurut saya.😀

    Oh, ya. Sebetulnya saya tidak terlalu suka jadi pemimpin. CUkup sebatas Advisor Pemerintahan saja.🙂

    @ Uchiha Miyu

    Ngomong apa sih ?

    @ hoek

    Wah, provokator. Bakar !:mrgreen:

    @ evelyn pratiwi yusuf

    Dan menunggu Indonesia hancur ?😕

    Saya sih ingin bergerak. Enggak mau stagnan.

    @ Sawali Tuhusetya

    Sebenarnya mereka hanya tidak peka terhadap lingkungan kok.

    Mana mau mereka korupsi kalau tahu pengemis makan nasi basi….🙂

  25. Saya suka nasi uduk, saya suka pecel, saya suka gado-gado…..
    I Love Indonesia…………..

    Kalau mau Indonesia maju, perbaiki dulu mental dan moral anak bangsa. Ga usah ngarepin ama pejabat sekarang, udah expired lifetime mentalnya. Ga bisa diperbaiki lagi.

    Harapan ada di tangan generasi muda sekarang, seperti sampean ini. Terus berkarya yah……..

  26. -__________________________________-

    Never mind… No one can understand me…

  27. @ pr4s

    Iya, sih. Pemerintahnya ‘kan harusnya “rakyat”.😕

    @ Uchiha Miyu

    ……

  28. kalo aku setuju 100% sama komennya deKing & caplang™ …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: