Prologue : Masih ada “Bakoe Hantam” dalam doenia Blog…

Hari pertama di minggoe ketiga saja blogwalking kali ini, ternjata tidak terlaloe berboeah manis pada keakraban sesama blogger, apalagi dengan jang berbeda agama..


Mengapa begitoe ? Karena ternjata, oh ternjata..Bakoe hantam poen masih terdjadi di berbagai artikel jang agak mengoendang ’emosi’. Masih ada jang soekanja sesat – menjesatkan. Fitnah – memfitnahkan. Bakar – bakaran djenggot. Ini poen ternjata dilakoekan oleh para kaoem – kaoem jang mengakoe sebagai moeslim…(Terserah bagi jang mengakoe boekan)

Ternjata ada baiknja apabila kita saling intospeksi diri, seperti apa jang pernah dikatakan oleh iklan Gudang Garam.

Sebaiknja kita sadar diri oleh apa jang dilakoekan dari diri sendiri. Baiknja tidak perloe saling gontok – gontokkan. Baiknja tidak perloe saling adoe pendapat antara satoe sama lain. Tidak perloe saling perang moeloet dengan sesama. Wahai bapak – bapak/iboe – iboe…Ini boelan soetji Islam.

Meski diantara kalian semoea moengkin ada jang tidak merajakannja, tetapi ingatlah idiom Inggris jang mengatakan bahwa “We Are in the same boat“, bahwasannja kita poen memiliki kewadjiban oentoek tidak memboeat emosi orang, tidak memboeat emosi diri sendiri, ataoepoen tidak serta – merta memandang orang lain rendah.

Tetapi saja poen tidak akan memberi oeltimatoem bagi kalian – kalian jang tidak menganggap saran – saran dari saja sebagai Advice jang moempoeni. Saja tidak akan memarahi kalian, Toh, saja tidak poenja hak oentoek itoe. Tetapi bahwasannja jang diatas poen mampoe oentoek memberi daoelat dan vonis jang pantas.😀

Eh, ija. Loepa. Bagi jang soedah merasa dirinja Toehan sih, tidak perloe panik. Toh, jang kasih adzab itoe anda djoega.😆

———————————————–

Bahasa Indonesia//

Hari pertama di minggu ketiga saya blogwalking kali ini, ternyata tidak terlalu berbuah manis pada keakraban sesama blogger, apalagi dengan yang berbeda agama..

Mengapa begitu ? Karena ternyata, oh ternyata..Baku hantam pun masih terjadi di berbagai artikel yang agak mengundang ’emosi’. Masih ada yang sukanya sesat – menyesatkan. Fitnah – memfitnahkan. Bakar – bakaran jenggot. Ini pun ternyata dilakukan oleh para kaum – kaum yang mengaku sebagai muslim…(Terserah bagi yang mengaku bukan)

Ternyata ada baiknya apabila kita saling intospeksi diri, seperti apa yang pernah dikatakan oleh iklan Gudang Garam.

Sebaiknya kita sadar diri oleh apa yang dilakukan dari diri sendiri. Baiknya tidak perlu saling gontok – gontokkan. Baiknya tidak perlu saling adu pendapat antara satu sama lain. Tidak perlu saling perang mulut dengan sesama. Wahai bapak – bapak/ibu – ibu…Ini bulan suci Islam.

Meski diantara kalian semua mungkin ada yang tidak merayakannya, tetapi ingatlah idiom Inggris yang mengatakan bahwa “We Are in the same boat“, bahwasannya kita pun memiliki kewajiban untuk tidak membuat emosi orang, tidak membuat emosi diri sendiri, ataupun tidak serta – merta memandang orang lain rendah.

Tetapi saya pun tidak akan memberi ultimatum bagi kalian – kalian yang tidak menganggap saran – saran dari saya sebagai Advice yang mumpuni. Saya tidak akan memarahi kalian, Toh, saya tidak punya hak untuk itu. Tetapi bahwasannya yang diatas pun mampu untuk memberi daulat dan vonis yang pantas.😀

Eh, iya. Lupa. Bagi yang sudah merasa dirinya Tuhan sih, tidak perlu panik. Toh, yang kasih adzab itu anda juga.😆

Temboesan/Tembusan :

  1. Kebohongan Sejarah, Makah, Ka’Bah, dan Zam – Zam
  2. Yesus memang Beragama Islam
  3. Ratu Adil Dewa Perang Satria Pinandhita Putra Bintang Pendekar Suci Tapak Buddha Supersakti
  4. Heboh Pizza berbonus gambar Porno:mrgreen:
  5. Komentar pada Mimpi Indah di Bulan Suci
  6. Kupipes lagi…!
  7. Tinggalkan saja Ritual tak Berguna itu
  8. Iklan Mio.
  9. Tantangan untuk FPI

36 Tanggapan

  1. Hehehe…
    Banyak juga yang sukanya mengail di air keruh.

    GBU.

  2. Dalam situasi seperti itu, sikap narcis biasanya akan tampak pada setiap blogger yang berseberangan pendapat. Tapi, menurut hemat saya, kita juga harus mulai belajar berbeda pendapat. Ini soal keyakinan dan visi hidup.

  3. Parahnya, udah jelas beda pendapat tapi masih memaksakan kehendak.

    (garuk-garuk lagi….)

  4. yang benar tentuna akan terbukti suatu saat….

  5. Dinamika hidup, Bro.. Dinamika hidup..🙂
    Asal ndak pada bunuh-bunuhan atau ancam-ancaman saja. Dan nggak ego memaksakan pendapat.😉

  6. Huehehehe….

    Sajapoen djuga pernah toeh gontok2an dengan seorang blogger, tetapi boekan masalah agama! Ja, ma’loemlah namanja djoega manoesia, kadang2 emotie lebih djalan daripada otaknja! Hoeehehehe….

    Btw, terima kasih ja, soedah mampir di saja poenja blog!🙂

  7. Hik hik…😦
    Artikel kami gak tercantum dalam tebusan
    padahal udah berdarah-darah
    :p

  8. tergantung amal dan perbuatannya jek!:mrgreen:
    Prof.DR.dr.Ir.Jenderal NARCIS Msi,Phd,MS,dkk masih saja berkeliaran
    moga mereka diberi kemudahan dalam jalan menuju ***😆 😆😆
    *oot mode off*

  9. “Bakoe Hantam” seperti itu akan menjadi sangat panjang mas, saya sempat juga terpancing ikut di sebuah post😦 . Jadinya seperti forum.
    Orang tanpa sadar terpancing untuk menjadi tidak obyektif.
    Jika yang di-“Bakoe Hantam”-kan masalah agama, hal itu tidak akan sedikitpun menjadi ajang untuk memuliakan Tuhan.
    Tuhan tidak dimulikan oleh hal seperti itu.

    Ajakan yang bagus

    -salam-

  10. link ke anto banyak amat… nambah-nambah technorati anto aja…😕 :mrgreen:

  11. wah untung ada terjemahannya
    saya nyaris putus asa mbacanya

  12. hmm hmm *geleng geleng*
    sedih rasanya melihat fenomena seperti ini
    tapi ya mau gimana lagi😀

  13. saja ndak ikoet-ikoetan bakoe hantam lah. ikut nenarin diri di blog orang jang sudah terkenal. salam kenal. peace. selamat puasa juga. semoga bukan ritoeal belaka.

  14. […] tuan Mustika pun kecewa terhadap “blog kontra” itu dengan alasan peblognya anonim. (Lucu juga ya?) Dan sayapun tergoda untuk melakukan “penyerangan terbuka”, namun komentar saya […]

  15. Chaosregion, tempat brantem paling menyenangkan😆
    Tuan rumahnya, lebih siap kekekekekehhhh…..😉

  16. @all
    he.. he… bawa bekal sendiri,
    buat buka puasa…..
    jangan nyusahih tuan rumah, ya!

  17. Buset, bahasa djaman doeloe…😆
    Iya. Emang masih banyak yang suka mengadu domba dengan tulisan-tulisan “panas” tersebut. Jadi tinggal kita sendiri, mau di”panasi” atau tidak.😉

  18. Btw, apakah fitoer temboesan jang saoedara goenakan selama ini itoe salah satu oepaja meraih hits?😛

  19. Utk Orang yg mengerti, ok-lah…
    namun, utk anak2 yg belom ngerti apa2, dan mendapatinya (misal) lewat mesin pencari, kebodohan2 tersebut bisa mempengaruhinya juga.

    kalangan blogger yg independent, wake up !

    Dicari!
    seorang Blogger Netral utk dijadikan pemimpin, dgn syarat bisa menghukum mati. 🙂

  20. @ Emanuel Setio Dewo, mbelgedez, sigid

    Ada manusia yang suka buat emosi orang….

    @ Sawali Tuhusetya

    Tidak semua pendapat itu melewati proses edit yang mumpuni. Maka tidak selamanya berpendapat seperti itu “halal”.

    @ aRuL, abeeayang

    Betul.

    @ alex

    Di Blog ada ad hominem yang secara tidak langsung menyerukan ancaman…. :-”

    @ Yari NK

    Untung saya juga manusia..😆

    @ Pacaran Islami

    Yang saya maksud berdarah – darah itu di komentarnya.😀

    Tapi link URL-nya yang mana ?

    @ cK

    Sudahlah. Berkah itu…

    @ caplang™
    :mrgreen:

  21. @ secondprince

    Manusia, manusia…🙂

    @ qnewt

    Saya juga (kali ini) hanya mengingatkan.😀

    @ k*tutur

    Masih muda saya. Belum siap secara umur.😆

    @ Justice Bringer
    😆

    @ Kopral Geddoe

    Sematjam. Tetapi oentoek apa saja berteriak di dalam blog sendiri ? Haroesntja pakai temboesan dong.😀

    @ telmark

    Saya tidak berbakat jadi pemimpin. Maunya jadi sekelas Advisor Kenegaraan saja.😀

  22. baku hantam ya kawand? kalo mnurud saia segh, kalau ada orang yang merendahkan orang laen dalam berargumen itu biasa, karena disini kita khan ga bertemu secara lansun, jadi wajar aja kalo dia merasa berani seperti itu, justru orang-orang seperti itulah yang membuat kita belajar untuk lebih menjadi arif…terlepas dari kewajiban kita buad ngingetin mereka supaya lebih bersabar dalam berkata…*ngliad diri sendiri…*
    ah saia jadi malu komen kaya gini^^

  23. @ cK
    sesungguhnya amalan di bulan puasa akan dilipat gandakan pahalanya. Maka DB pun demikian, bershodaqoh technonarti itu namanya.

    @ DB
    serasa hidup di jaman perang kemerdekaan.. ejaannya itu lho😀

  24. @ hoek

    ‘Kan saya juga yang ‘bertugas’ mengingatkan..😆

    @ antobilang

    Sioel – sioel….


  25. ‘Ternyata bukan cuman saya saja yang sudah muak….’

  26. apakah ada hubungannya baku hantam dengan bolu bantat?🙄

    Btw, apakah fitoer temboesan jang saoedara goenakan selama ini itoe salah satu oepaja meraih hits?😛

    sepertinya akoe setoejoe dengan terawangan Geddoe😉

  27. bagimu agamamu dan bagiku agamaku

  28. *gubrak* bahasa lama dan baru… Me-u sempat keringatan bacax -__-

    Ga ada yg seperti tombol ‘report this as a bad post’ ato semacamnya? bnr2 mengandung SARA…

  29. link ke saya mana?😆

  30. […] Lalu tuan Mustika pun kecewa terhadap “blog kontra” itu dengan alasan peblognya anonim. (Lucu juga ya?) Dan sayapun tergoda untuk melakukan “penyerangan terbuka”, namun komentar saya “disunat” […]

  31. @ Jabizri

    Ternyata saya pun berpendapat begitu.😀

    @ extremusmilitis

    Nah, begitu….

  32. mas de be? saia mo lafor negh^^, itu linknya yang ini

    “Kebohongan Sejarah, Makah, Ka’Bah, dan Zam – Zam”

    uda ga ada, sepertinya suda diapus, karena suda menimbulkan bakoe hantam yang seru sangadh. jadi, alangkah baeknya, mas de be menghafus link itu…darifada menyesadkan, dan membuad fenasaran^^

  33. […] peblog Aceh, Medan, Riau, Padang, Jambi, Palembang, Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Malang, Surabaya, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara hingga […]

  34. yah, namanya juga gontok-gontokan…
    seru dan memacu adrenalin, begitu bukan.. ^^

  35. @ hoek

    Biarkanlah link seperti itu apa adanya.

    Bilang saja malas mengeditnya, Be.😆

    @ -tikabanget-

    Masalahnya kalau sampai ke dunia nyata, kepala harus dijaga supaya enggak dimasuki peluru nyasar…..😕

  36. Kalau beradu argumen sih bukan baku hantam namanya. Kalo udah debat kusir baru namanya baku hantam.

    Tapi kalau gak ada baku hantam juga, dunia serasa sepi… dan tak akan ada perubahan-perubahan revolusioner

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: