Global Warming and Destruction of the Earth

Blog Action DayYou look at that river gently flowing by. You notice the leaves rustling with the wind. You hear the birds; you hear the tree frogs. In the distance you hear a cow. You feel the grass. The mud gives a little bit on the river bank. It’s quiet; it’s peaceful. And all of a sudden, it’s a gear shift inside you. And it’s like taking a deep breath and going, ‘Oh yeah, I forgot about this’.” ~Al Gore, An Inconvenient Truth, diambil dari Wikipedia

 

 

Sekarang ini, bumi berada diambang kehancuran. Sekarang ini, bumi sedang dihantui oleh kenyataan mengenai Greenhouse Effect. Sekarang ini juga, bumi sedang dihantam oleh berbagai macam bencana mulai dari air, darat, dan udara.

OK. Semua itu bukan ilusi ataupun bullshit.  Namun yang menjadi permasalahan adalah, seberapa parah keadaan yang sebenarnya sedang dialamai oleh bumi ? Dan mengapa sampai sekarang manusia – manusia kebanyakan tidak begitu mengetahui betapa parahnya keadaan bumi yang sedang mereka pijak itu…?

 

Jadi…

Meski tidak sepenuhnya 100%, namun bahwasannya Pemanasan Global terjadi oleh ulah manusia. Ya, kita tahu bahwa sebenarnya Pemanasan Global itu berbahaya. Pemanasan Global itu dapat menjadikan populasi manusia musnah. Kita semua tahu, karena seakan – akan perkataan tersebut sudah menjadi doktrin yang disuapi oleh guru – guru Geografi SMP kita. Namun, tahukah kita seberapa parah bahaya yang sebenarnya kita hadapi ?

Awalnya, Pemanasan Global jelas – jelas menaikkan temperatur di bumi hingga beberapa derajat, itu keadaan yang dihadapi sekarang. Namun apabila kita menilik beberapa ratus tahun kedepan, kita malah akan dihujani oleh Ice Age, atau biasa disebut sebagai jaman es. Mengapa ? Mencairnya es yang ada di Greenland dan perubahan iklim / cuaca menyebabkan siklus pertukaran udara panas – dingin berhenti. Maka dari itu, Ice Age dimulai dari pulau – pulau di sekitar Eropa dan Amerika.

Dan lagi, pencarian es tidak dimulai semenjak “kemarin sore“.  Adapun data mengenai pencairan es dimulai dari tahun 1850 menujukkan bahwa, kenaikan suhu akibat Global Warming yang besar – besaran terjadi dimulai pada tahun 1980. Dimana teknologi dan perkembangan Industri sedang berkembang secara pesat.

Kenaikan suhu dan temperatur sendiri sebenarnya dikarenakan kadar CO2 yang naik. Semenjak ? Data menunjukkan bahwa dalam 14 tahun terakhir, hampir semua rekor temperatur dan suhu itu masuk kedalam jajaran 10 besar terpanas. Lagi, adapun waktu – waktu tersebut adalah waktu dimana Kemajuan Industri dan Teknologi sedang pesat – pesatnya. Adapun bukti mengenai kenaikan kadar kenaikan CO2 dilihat dari penelitian Inti Es yang dilakukan oleh University of Bern. Menunjukkan bahwa konsentrasi Karbon Dioksida yang ada di dalam Inti Es Antartika telah naik semenjak 650,000 tahun yang lalu.

Jadi ?

Kebanyakan dari efek Pemanasan Global disebabkan oleh manusia sendiri. Industri dan Teknologi yang berkembang tidak diimbangi oleh penggunaan tenaga yang lebih ramah lingkungan. Sebagai contoh di Indonesia sendiri, penggunaan pukat harimau ataupun bom laut justru malah menjadi prioritas dalam menangkap ikan ketimbang jaring biasa. Lalu penggundulan hutan dan pengeboran minyak yang teledor malah mengakibatkan kerugian bagi masyarakat luas. Tahukah kalian apabila Indonesia sudah masuk rekor Guiness dalam bagian penghancur hutan tercepat…?

Namun ini bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat Indonesia saja. Seluruh dunia juga, dimulai dari aspek terkecil sampai yang terbesar, sadarlah ! Mau sampai kapan kita semua akan menginjak – injak bumi kita yang tercinta ini ? Apakah ketika bumi sudah mati dan menjadi abu, baru kita akan sadar ? Jangan sampai menyesal tatkala sudah terlambat. Bergeraklah mulai dari sekarang. Lain dengan hal ini, belum ada kata terlambat untuk membuat sesuatu yang baru.

 

 Artikel, Link Terkait

  1. Keseimbangan yang tak lagi Seimbang
  2. Maling Ramah Lingkungan
  3. Jakarta: Udaraku, Udaramu, Udara Kita Semua
  4. Membudayakan Cinta Lingkungan Hidup melalui Dunia Pendidikan
  5. Menjadi Insan Perubahan sebagai Aksi Nyata Terhadap Lingkungan
  6. Pay It Forward
  7. Selamatkan Mangrove
  8. Selamatkan Bumi Tercinta
  9. Catalytic Converter dan Pencemaran Udara
  10. Welcome to Bali
  11. Anak Siapa?
  12. Krisis Kepemimpinan Lingkungan Hidup
  13. Selamat Datang Di Kalimantan
  14. Katakan Tidak Pada Plastik Swalayan
  15. Dogol Bicara Krisis Energi
  16. Sesendok Madu untuk Lingkungan

 trademark-cr.png

86 Tanggapan

  1. Sumpah, dunia ini sudah panas membara. Paling parah di Asia Tenggara.
    Waktu Me-u ke Indonesia, panasnya bukan main!

    Lalu, Me-u juga liat di Yahoo! News:

    “The world is getting wetter and stickier.”

    Kenapa nggak begini saja: Hentikan Global Warming di daerah yang panasnya panas sekali, dan kalau sudah agak ‘dingin’, baru dimulai lagi.

    ME-U NYARIS MOKAD KEPANASAN!!! X________________________X

  2. Hohohoho….jadi ingat Proyek Artikel Save Our World beberapa bulan lalu.

    Wajar kalau Indonesia panas, namanya saja Khatulistiwa, Ekuator, de el el.

    Kalau mau hentikan Global Warming di daerah yang panas, tinggal embargo sebagian produk dari AS.:mrgreen:

  3. Yah, udah makin jelas terbukti bahwa kebijakan pembangunan yang tidak memperhatikan danpaknya terhadap lingkungan makin memperparah proses pemanasan global. Perlu ada kajian ulang mengenai kebijakan pembangunan yang kurang menyentuh aspek kehidupan publik.

  4. “Wajar kalau Indonesia panas, namanya saja Khatulistiwa, Ekuator, de el el.”

    plg parah, balikpapan tepat di bwh katulistiwa x______x keringat me-u nempel ga karuan!

    “Kalau mau hentikan Global Warming di daerah yang panas, tinggal embargo sebagian produk dari AS.”

    ngomong gampang…

  5. @ Sawali Tuhusetya

    Bukan hanya publik, bumi juga diperhatikan.🙂

    @ Uchiha Miyu

    Benar. Bicara gampang.

    *siul – siul*

  6. -__-

    “Tahukah kalian apabila Indonesia sudah masuk rekor Guiness dalam bagian penghancur hutan tercepat…?”

    Gile bo… O___O Tp di kal-tim hutan msh banyak tuh.

    Pengen liat guiness tahun 2008…

  7. Welcome to Bali.

    This Is It! Today is Blog Action Day.
    Selamatkan Bumi tercinta.
    *Saya postingkan tulisan ini dlm waktu saya sekarang (di Osaka) 15 oktober 2007, pukul 2:55 pagi*.
    I Post this “Blog Action Day”, in Osaka time. oct. 15 2007. am 2:55.
    Su…

  8. Iya memang , secara kasat rasa suhu memang semakin panas.😀

    Kira-kira penyumbang terbesar untuk global warming itu apa sih?

  9. pada intinya semua sepakat dalam postingan2 blog action day bahwa harus dimulai dari yang paling kecil, terutama diri sendiri…

  10. […] alam yang dia lihat di […]

  11. *terpanggil trekbek*
    Betul itu…. apalagi Surabaya, udah bukan panas lagi, panasnya udah kayak cat hitam…… cepat merubah warna kulit😛

    kurangi penggunaan kendaraan berlebih………😀

    btw…. tak masukin ke blogroll ya mas? gambar-gambarnya keren deh🙂

  12. Tahukah kalian apabila Indonesia sudah masuk rekor Guiness dalam bagian penghancur hutan tercepat…?

    kok rekornya ga ada yg bagus yak…

  13. Sayangnya keadaan tidak bisa dikembalikan seperti semula
    usaha manusia sekarang terbatas pada pencegahan pemanasan global lebih lanjut
    *itu setahu saya*

  14. mana trekbek saya?!?! *ngambek*

    btw format postingannya kok sama? ganti! ganti!😈 *prostest™*

  15. […] • Jakarta: Udaraku, Udaramu, Udara Kita Semua • Selamatkan Mangrove • Merawat langit • Global Warming and Destruction of the Earth • Welcome to Bali • Anak […]

  16. kalo muka air laut sudah naik terus karena global warming, kota saya tenggelam dong ya? karena sekarang aja sudah di bawah permukaan air laut.

  17. Blog ACtion Day….pengen ikut!!! Tapi saya lagi hibernasi fisik jadi apa mau dikata.

    Yep yep… Tapi bukankah katanya Endonesia (yang secara faktanya negara berkembang, bahkan ada yang bilang terbelakang) menempati salah satu yang memproduksi karbon paling banyak? SUdahlah…

    Tapi kenapa glowar masih ada yang menyebutnya sebagai mitos? Makanya nonton Naked Science di NGC (propaganda ga jelas). Yah, wajar aja menurut saya. Karena memang bisa dibilang glowar yang mengakibatkan zaman es itu sebuah siklus alam.
    zaman es sebelumnya (yg eee…sesudah zaman dino?) itu memang diakibatkan glowar juga. Karena katanya di sesudah zaman dino kadar CO2 itu lebih sekitar 3x normalnya sekarang.
    Tapi masalahnya sekarang itu kan bumi udah ga natural kayak zama dino… jadi siap yang tahu kalau efeknya bakal berubah? Padahal waktu dulu aja udah seru banget. Sekarang kan manusia udah lebih padat, makanya dampaknya lebih berasa dengan seolah banyaknya nyawa yang perlu diselamatkan. Memang pelik…

  18. Bukannya mau gimana nih….

    Tapi menurut saya aktor utama yang mampu menangani masalah ini adalah scientist dan engineer. Kalau mereka tak mau atau belum mampu menciptakan berbagai metode industri yang ramah lingkungan dan menciptakan mesin-mesin tanpa emisi yang berbahaya saya yakin pemanasan global akan terus terjadi, walaupun semua orang dah banyak omong.

    Jadi kesimpulannya, marilah kita belajar dengan sungguh-sungguh, berpikir dan memahami berbagai hukum-hukum alam yang terjadi, berani mengaplikasikan hasil pemikiran kita, baru kita bisa berbuat sesuatu terhadap lingkungan.

  19. […] oleh purmana not purnama !! di/pada Oktober 16th, 2007 Isu global warming semakin banyak diperbincangkan oleh banyak mulut. Baik itu keluar dari mulut pelajar, mahasiswa, […]

  20. panasnya memang sudah nggak ketulungan, jadi ingat sewaktu kecil ke puncak siang siang aja pakai jaket tebal, sekarang ?? pakei singlet

  21. Back to Nature~

    Nggak perlu mengubah dunia, dengan mengubah diri sendiri, kita ikut berpartisipasi dalam mengubah dunia. Puji Tuhan. Amen.😛

  22. @ Uchiha Miyu
    😀

    @ danalingga

    Kalau tidak salah asap CO2.😀

    @ aRuL

    Nah, itu lho.

    @ mardun

    Silahkan.😀

    @ caplang™

    Soalnya kebanyakan rekor yang bagus hanya masuk MURI.😆

    @ almirza

    Saya juga berkata mungkin untuk mengembalikan bumi ke kondisi yang benar – benar pertama.😀

    @ cK

    Sudah, tuh.😀

    @ mina

    Bisa jadi.😀

    @ Lemon S. Sile

    Hibernasi tapi sempat komentar…😕

    Meski memang memproduksi Karbon dengan kadar sangat banyak, tapi bila dibandingkan dengan AS..

    Ah, tidak ada gunanya membanding – bandingkan.😀

    Tapi kenapa glowar masih ada yang menyebutnya sebagai mitos? Makanya nonton Naked Science di NGC (propaganda ga jelas).

    Karena mereka pikir panas gara – gara tidak pakai AC, bukan karena tidak ada pohon.:mrgreen:

    @ purmana not purnama !!

    Kalau menurut saya, semua dimulai dari diri sendiri, lho.

    Kalau ilmuwan dan enginner hanya sedikit, yang ada melempar – lemparkan masalah. Dan hanya mengandalkan satu sisi. Kehancuran bertambah.😀

    Btw, pekerjaan tersebut belum menjadi mayoritas di dunia, lho.😀

    @ iman brotoseno

    Dulu itu air keran sedingin es. Sekarang tidak lagi.😀

    @ rozenesia

    *Siul – siul*

  23. penggunaan pukat harimau ataupun bom laut justru malah menjadi prioritas dalam menangkap ikan ketimbang jaring biasa

    pukat harimau merusak terumbu karang yang merupakan habitat ikan, jadi penggunaannya hanya menguntungkan untuk jangka pendek, jangka panjang malah merusak habitat ikan.

    Lalu penggundulan hutan.

    tahukah anda kalau penggunaan kayu yang paling banyak bukan untuk bahan bangunan?, tetapi digunakan untuk pulp / bubur kertas yang digunakan untuk kertas dan tissue, kapan hari saya melihat di metrotv sidang gugatan pembelian kayu illegal oleh pabrik pulp di indo😦

    dan pengeboran minyak yang teledor malah mengakibatkan kerugian bagi masyarakat luas.

    90% pembangkit listrik masih mengunakan minyak bumi, bahan baku plastik juga dari minyak bumi,

    intinya, dengan menggunakan kertas, plastik dan listrik secara berlebih, sebenarnya kita juga turut andil dalam penggundulan hutan dan exploitasi minyak bumi😦

  24. Emang. Aku baca beberapa artikel sama nonton film (lupa namanya. after tomorrow? The day after tommorow? lupa😕 ), kalo pemanasan Global dapat membuat Ice age yang baru. Ngeri agh x-x

    Sama yang soal masuk rekor, aku juga udah denger = = Tapi tadi waktu aku lewat Gunung Kidul, di sana penghijauannya sukses. Udah rimbun kayak hutan. Moga-moga kota laen ikut niru😀

    OOT : Aku liburan kmren, ke jatim, sumpah panas banget. Baju sampe basah kena kringet. Kalo di peres, mungkin air nya netes kali😐
    Nyambung gak si ?

  25. Ayooo ikutan kampanye STOP GLOBAL WARMING !!
    http://www.thebodyshop-film.com

  26. […] Bumi Tercinta” (dan varian lainnya), ”Maling Ramah Lingkungan”, ”Pay It Forward”, atau ”Global Warming and Destruction of the Earth” (maaf untuk blogger lain yang tidak disebut tulisannya di sini, apalagi yang judulnya […]

  27. semoga kita semua bs mengubah kebiasaan menjadi yg lebih baik untuk bumi tercinta

  28. @ warnetubuntu

    Maka dari itu, sebelumnya saya pernah berkata bahwa Global Warming adalah human-cause.

    tahukah anda kalau penggunaan kayu yang paling banyak bukan untuk bahan bangunan?, tetapi digunakan untuk pulp / bubur kertas yang digunakan untuk kertas dan tissue, kapan hari saya melihat di metrotv sidang gugatan pembelian kayu illegal oleh pabrik pulp di indo

    Maka dari itu sebetulnya saya lebih menginginkan menulis menggunakan bahan dasar dedaunan yang sudah mati…😕

    @ zazi

    Selama ada niat, apapun terjadi…

    @ Dimas

    Ayo !

    @ Harri

    Semoga.😀

  29. bandung makin panas, mungkin 3 kali lebih tepatnya, gua masih pengen hiddduuuupppppp!!!!!! ini nunjuki bahwa kiamat dah deket, itu yang dikatai ma salah satu berita di tv swasta beberapa waktu lalu. apa kata dunia kalo dunia kiamat,,, makanya tuh orang jakarta jangan sok pake ac deh pake satu kamar satu ac segala lagi, kan diberita juga dikasih tau penegahannya dah lupa? nih satu, jangan pake kebanyakan alat pendingin (ac, kulkas, freezer, dll)dua, jangan kebanyakan pake plastik, tiga jangan kebanyakan pake bahan kima (tuh yang anak kimia jangan sok pinter, bahan kimia bergunalah, apalah, padahal bikin global warming!!!) keempat, daur ulang semua yang ada disekitar kau(serutan pensil aja bisa dipake jadi karya seni buat anak tk, masa kamu ga bisa?) ngerti!!!!

  30. kayaknya lagi heboh global warming ya akhir2 ini hahaha.. ayo2 kita mencoba meng-hijaukan hidup sendiri aja dulu…😀

  31. hmm..

    kayaknya kampanye politik lebih populer ketimbang kampanye global warming…

  32. @ hartifiany praisra

    Tentunya orang Bandung masih banyak yang pakai AC, dan dengan tidak memperhatikan lingkungan, mereka memakai mobil dan motor yang kelewat banyak jumlahnya. Apalagi orang Bandung itu banyak sekali perokoknya. Ingat ?😀

    @ chielicious

    Iya, deh. Iya….😕

    @ viennamaqu0307

    Kampanye politik biasanya mendatangkan duit…😆

  33. […] cerita dari seorang teman yang dikisahkannnya kepada saya. Seorang teman yang menjadi aktifis lingkungan pernah menjadi duta (entah duta apa) yang mewakili Indonesia ke Afganistan. Di sana dia […]

  34. @ Mihael “D.B.” Ellinsworth

    jangan-jangan kamu perokok, pengguna Ac dan berkendaraan bermotor ya… jangan nangkis deh! entar di neraka lo dituduh jadi penyumbang terbanyak pas terjadi global warming lagi??? udah deh sabar aja ya pas kiamat ntar, gua doain lu cuma disiksa doang di neraka

  35. Gmina panas bumi nda tambah panas soalnya manusia2 pade gila

  36. @ hartifiany praisra

    Caranya bicara seperti para “setan” itu.

    Saya tidak perlu layani yang seperti ini.

    @ Rhizo

    Begitulah.😀

  37. bumi ini semakin panas,
    bagai air mengalir deras.

    industripun tidak terbatas..
    pada akhirnya,,

    kita harus terengah-engah
    demi mendapat sehela nafas….

    sesungguhnya kita tak akan terlepas,
    karena pada alam pun
    kita masih beringas……..

    4 all….

    sadar donk………..

  38. Maka dari itu, saya sudah menggunakan Software LocalCooling untuk berperang melawan Global Warming.😀

  39. bumi ini sekarang memang layaknya neraka,ya mungkin kalo kita bertanya-tanya gimana sih rasanya di neraka? jawabnya ya seperti di bumi ini.Issue Global warming memang lagi gencar-gencarnya ini karena berkaitan dengan tempat yang kita diami sekarang ini.bermacam teori mengenai global warming pun lagi gencarnya diteriakan pula seperti menipisnya ozon, es di kutub yang mencair, emisi gas,polusi udara, penebangan hutan sehingga menghancurkan paru-paru dunia..wuiih bener2 salut, tapi menurutku sayang pada masalah global warming ini kita tidak pernah mencakup ranah tentang “siapa sih yang menjadi penyebab utama?”kalaupun berbicara masalah ini kita ujung-ujungnya ya menyalahkan manusia,manusia,dan manusia lagi.aneh menurutku padahal kan tidak semua manusia itu seperti itu.kalau menurutku sih bukan manusia penyebabnya tapi sistem di dunia ini. dan sistem itu adalah kapitalisme.ya sistem itulah iang menjadi basis mengapa masalah lingkungan terjadi.sistem kapitalisme selama ini hanya memikirkan bagaimana pembangunan jangka pendek dimana dasarnya adalah yang penting untung besar dan persetan dengan yang terjadi pada dunia ini.dan akhirnya pabrik diciptakan di negara2 dunia ketiga (negara miskin kaya indonesia ini) hingga ujung2nya polusi,hutan ditebang habis2an,limbah dibuang tanpa ada pengolahan terlebih dahulu.ingatkan apa yang terjadi dengan masalah di newmont,lapindo,freeport, yang menghasilkan kerusakan dimana2.Dan ini memang tercipta oleh sebuah sistem (sistem disini adalah cara kerja).jadi sangat tolol sekali jika kita bicara masalah global warming yang hanya berkutat pada “manusia adalah spesies utama penyebab utama kerusakan lingkungan” tanpa kita bicara siapa yang sesungguhnya berada di balik kondisi ini.jadi kalau menurutku sih pertama-tama kenalilah siapa musuh utama kita agar kita tak salah dalam menentukan arah gerak kita,baru setelah itu kita memasifkan kembali gerakan kita.aku kira sementara segini dulu comment dari saya.Destroy Capitalizm before they kill this planet…

  40. menurut kami seharusnya orang2 di seluruh dunia bisa lebih memperhatikan pembuangan emisi gas kendaraannya. Terutama negara AMERIKA, merekalah yang terlalu egois. Seenaknya saja menggunakan bahan bakar. Tahu gak seh!!!!!!!
    kalau tanah gambut di kalimantan itu mendinginkan suhu di dunia!!!! Dan ternyata tanah tersebut telah berkurang 50%.

  41. menurut kami seharusnya orang2 di seluruh dunia bisa lebih memperhatikan pembuangan emisi gas kendaraannya. Terutama negara AMERIKA. Tahu gak seh!!!!!!!
    kalau tanah gambut di kalimantan itu mendinginkan suhu di dunia!!!! Dan ternyata tanah tersebut telah berkurang 50%.

  42. cegah global warming dari sekarang. dan mari kita mulai dari diri kita masing2 dulu..
    Nice blog. lam kenal yach

  43. […] buat kesenangan masyarakat. Ditengah himpitan ekonomi, konversi bahan bakar, hingga isu AIDS dan Pemanasan Dunia. Masyarakat terhibur dan terpuaskan tanpa perlu membagi dan mengatur sampai pusing […]

  44. bagi masih ingin menikmati melihat anak cucu dan ketrununanya, mulai dari skrg pikirkan apa yg bisa kita lakukan untuk dapat menanggulanginya, walaupun yg kita lakukan hanya 0,0000000001% dari yg diperlukan..tapi apabila 30% saja penduduk bumi melakukan hal yg sama effectnya dapat sangat berarti paling tidak dapat menambah umur bumi kita ini 100-200 tahun kedepan ” tolong renungkan”

  45. Negara2 yg paling mempengaruhi pemansan GLobal yaitu negara2 yg maju..!!! setuju sekali apabila mereka lebih memperhatikan perencanaan mereka dengan penggunaan teknologi pembangkit listrik dan energi yg mereka lakukan, penebangan hutan dan polusi udara akibat kendaraan di Indonesia tidak begitu berarti apabila di bandingkan dengan negara2 maju lakukan untuk penggunaan energi dan sumber daya listrik yg dilaksanakan.

  46. amerika serikat nyebelin g stuju ma keputusan smua negara untuk ngurangi asap industri, hal itu kan berpengaruhbgt bwt kelestarian lingkungan

  47. aduh2 bumi makin panas tapi gakmungkin dapat mencegah global warming yang kita bisa lakukan hanyalah mencegahnya oce…. peace

  48. Wadduhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!
    kalo pemanasan global bener bener terjadi, gua takut kalo apa yang terjadi di ” THE DAY AFTER TOMOROW” kejadian di bumi tempat hidup kita satu satu nya ini! so, Let save our world! keep it for a better future and for the next ganeration>

  49. Gawaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat!!!!!!!!!
    Gimana ya kalo bumi kita bener2 balik ke ice age lagi ? (Pasti perusahaan textil laku keras….!)
    But, jangan sampai dech. Makanya, mulai sekarang kita harus ngelakuin sesuatu for SAVE OUR WORLD. Walaupun cuma nanam satu pohon, but itu udah berarti banget buat bantu bumi sehat lagi. Ya nggak ??

    Truzz, U know nggak sich ? Kalo di SMP 1 Bangkinang (Sekolah Q tuch) siswanya udah banyak banget yang bawa sepeda ke sekolah. Ayo dong, jangan duduk di di mesin terus dong! Pake sepeda kan lebih asyik.

  50. waduh emng jarak negara kita jauh banget dari atlantis. tapi efek kendaraan kita emang ngaruh banget buat es itu mencair,

  51. AYO…..JALAN KAKI!!!!!!
    LEBIH SEHAT,LEBIH HEMAT, LEBIH AMAN(???). Pokoknya jadi lebih bisa mengurangi Kadar CO2 di udara……..tul gak??? yang pake motor tolong ganti bensinnya dengan aer atao minyak goreng aja…. jadi gak ada tuh asap2 yang buat kadar CO2 meningkat di udara……

  52. POKONYA…..global warming emAnK gA BiSa DiCeGah,,,bUt kItA hRuZ bErUsAhA tOeK mEnUndAnYa SeLaMbAt MuNgKiN…aGaR GeNeRaSi sELaNjuTnyA MsH BIsA nGeRaSaiN hArI eSok………………………………………..

  53. cewe2, ganti tissue pake sapu tangan yo! lumayan toh kalo 1 org stop 1 bks sehari (=1 ranting), 1 tawn khan nyimpen 1 po’on tuw!
    Prof. icha said: Let’s save the earth…!!!

  54. y tuh…. now g usah nyari mana yang salah n mana yang benar tntng khdiran GLOBAL WARMING i2. toh dy dah dtng n g bs lg dicegah, yg mesti kt lakuin skarang ad/ make’ produk2 yg ramah lingkungan n nanam yg ijo2 g2 biar CO2x bs diserap. so, pLng g Kt bs nunda sampai saat “ITU” dtng,,, n KeeP Our Generation, kEEp hEaltH n KeeP Holdin’ On

  55. global warming perlu diatasi

  56. global warming perlu diatas

  57. global warming JAHANAM!!!

  58. gila! bumi panas banget! bener2 harus say no ke plastik, menghabiskan kertas, n go green selalu! nanem pohon di taman oke juga tuh!

  59. global warming atau sering disebut dg pemanasan global merupakan bencana yg amat sangat mengerikan. dampaknya tdk hanya dirasakan oleh kita but orang seluruh dunia juga akn merasakannya. oleh krna itu kita peru bahu membahu utk mengatasinya.

  60. pemanasaan global harus dihentikan sebelum kita dihentikan nya

  61. enak y….cuma ngomong doang…
    tunjukan aksimu,jangan bisanya ngomong doang…..
    tanam tanaman kek….ato apa gitu….

  62. Lebih baik dimulai dari lingkungan sekitarmu,,,dan lihat,,,apa yang bisa kamu berikan untuk lingkunganmu,,,kalo hanya bisa berbicara,,,,yang muluk-muluk,,,mana bisa berbuat untuk dunia

  63. mang ga bisa ya kalo bumi dikasi ac???? udah panas tambah panes aja dibumi. manusia itu ga sadar-sadar ya ama perbuatannya. gw bingung deh!!!!! kenapa ga sekalian gw dikirim ke pluto. byar ga kepanasan!!!!!

  64. klo cuma ngomong ya mudah ajah….
    dari pada hanya berpangku tangan dan mengambil hikmah….

    gimana klo klian semua menanam pohon minimal 2 pohon……yaaaah…buat mengurangi emisi CO2 di bumi…

    dan di pekarangan rumah klian usahakan ada tanaman LIDAH MERTUA….
    naaah…itu bisa mengurangi gas2 dan radiasi yang berbahaya bagi kita….

    INGAT…BUMI ADA DI TANGAN PENERUS SEPERTI KITA>>>!!!
    klo ada pertanyaan hubungi 081938051473
    atau melalui E-mail di mr.crocodilo@yahoo.com

  65. pergantiaN musim yang tak tentu pada tahun2 akhir ini menandakan bahwa Bumi kita sudah mulai rusak. dan pada akhirnya akan terjadi perubahan iklim yang besar yang dapat memusnahkan bebrapa spesies yang tak dapat beradaptasi.
    meski sulit untuk mengembalikan Bumi kita seperti semula namun kita dapat mencegah kerusakan yang lebih besar dengan mengurangi emisi gas CO2. untuk itu perlu diasakan penanaman pohon pada negara2 penghasil CO2 terbesar, dan juga pengurangan penggunaan mesin bermotor agar mengurangi kerusakan ozon kita

  66. Bagi yang semuanya bicara saya hanya bisa ngomong, baca :

    Ini.

  67. Indonesia sudah masuk rekor Guiness dalam bagian penghancur hutan tercepat…?

    sumpah aku baru tahu itu. ternyata indonesia parah banget ya..?
    seakan warga indonesia gak sadar-sadar kalau keadaan bumi tercinta ini udah parah sakitnya, cuman sedikit aja orang yang sadar akan pentingnya untuk menjaga lingkungan hidup sekitar. padahal indonesia udah sering banget kenak dampak buruk dari pengrusakan lingkungan (Bencana alam=banjir, longsor, dll)

    aku sebenarnya anggota Organisasi Pencinta lingkungan hidup Siklus ITS di Surabaya, kemarin aku dapet info bahwa organisasiku ini dapet kerjasama dari Perpustakaan ITS untuk mengadakan Seminar tentang global Warming yang di dukung oleh World Bank Jakarta. acara ini mungkin akan diadain di bulan maret, moga aja acara ini bisa sedikit membantu menyadarkan masyarakat lainnya.

    Amiiiin.

  68. menurut w sih mesti ada pengurangan jumlah kendaraan bermotor,sehingga dapat mengurangi global warming

  69. hutan tinggal sedikit
    persediaan air bersih semakin menipis
    (tapi air garem nya naik)
    lumayan tuh, para pedagang garam dapat pendapatan lebih
    yah kalo rumahnya nggak tenggelam dulu.
    sebenarnya
    nggak hanya indonesia yang merusak bumi
    kebanyakan malah disebabkan negara-negara industri yang barat sana tuh….
    seharusnya mereka (negara maju) memberikan sumbangan lebih untuk masalah bumi ini.
    mereka kan kaya tuh.
    sebelum bumi tercinta kita ini hancur….

  70. ahaaa w stuju bgd tuih,,,ngomong2 kita harus menghemat listrik atau apapun itu makanya masyarakat yang tidak mampu diusingkan ke pyulau yang sepi,,, biar gk da pemanasan global warming

  71. […] warming, lingkungan, pemanasan global Belakangan ini memang banyak orang membicarakan efek dari global warming yang mulai melanda seluruh belahan dunia. Dari berita–berita yang saya simak baik dari media […]

  72. Global Worming is human anemy. Tapi mengapa para pelaku global worming itu belum bisa nyadar dengan kondisi bumi yang sekarang sech????????? lagipula dampaknya kan bukan hanya kita yang rasakan, tapi para pelaku itu juga pasti merasakan dampaknya. Secara gito loch mereka juga kan tinggal di bumi !!!!!!!!!!!! Iya g’ sech ………………..

  73. global warming

    perswetan!!

  74. di surabaya dingin2 aja kok………

  75. Stevie Hadisubroto (jangkung, broto, cangak)

  76. mang bner tuch,,, bumi dh panas apalagi di jkrta…..
    cape dech?/
    kykny mang dh smestinya mnusia sdar? okokok
    hohoho

  77. […] Global Warming and Destruction of the Earth Ditulis pada Oktober 15, 2007 oleh Mihael “D.B.” […]

  78. Sekelompok astronom di Amerika mengumumkan penemuan planet ke-10 yang mengorbit Matahari kita. Objek angkasa ini pertama kali terlihat tahun 2003, namun baru sekarang dinyatakan sebagai planet oleh para penemunya. yang diberi nama 2003 UB313 atau yang lebih dikenal dengan sebutan “NIBIRU” planet ini memiliki sebuah bulan yang selalu mengikuti pergerakannya,dan planet ini disebut-sebut sebagai tanda akhir zaman.

  79. kita tak berhak menghancurkan buymi yang sudah lama hidup iniu. kita harus menjaganya. tapi yang menjadi masalah adalah bagaimana cara kita mengatasi masalaH TERSEBUT. JAWABANNYA ADA PADA DIRI KITA SENDIRI. kita harus sadar membuat buymi semakin terpuruk berarti membunuh diri kita sendiri.

  80. hal lain yang lebih buruk dari itru adalah tingkat kesadaran manusia yang relatif rendah membuatnya berpikiran pendek dan terlalu cewpat mengam,bil keputusan . untuk itu, seluruh warga dunia harus membuka mata mereka .

  81. udeh ga usa pada komentar mulai dari diri sendiri coba deh kalo abis beli di warung kumpulin kantong plastiknya trus kalo uda banyak kasih lagi ke toko nya biar bisa dipkai ber ulang-ulang lumayan kan ……It SO EASY

  82. […] global warming semakin banyak diperbincangkan oleh banyak mulut. Baik itu keluar dari mulut pelajar, mahasiswa, […]

  83. […] event kaliber dunia ini sudah berlangsung selama satu tahun, dimana Blog Action Day 2007 itu aku juga mengikutinya, dengan tema “Global Warming”. Blog Action Day adalah sebuah acara non-profit yang bertujuan untuk mengumpulkan seluruh blogger […]

  84. […] ini memang banyak orang membicarakan efek dari global warming yang mulai melanda seluruh belahan dunia. Dari berita–berita yang saya simak baik dari media […]

  85. […] Global Warming, GLOBAL WARNING! v:* {behavior:url(#default#VML);} o:* {behavior:url(#default#VML);} w:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} st1:*{behavior:url(#ieooui) } <!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} h2 {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; mso-outline-level:2; font-size:18.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US; font-weight:bold;} a:link, span.MsoHyperlink {color:blue; text-decoration:underline; text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed {color:purple; text-decoration:underline; text-underline:single;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:”"; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Belakangan ini memang banyak orang membicarakan efek dari global warming […]

  86. […] Global Warming, GLOBAL WARNING! v:* {behavior:url(#default#VML);} o:* {behavior:url(#default#VML);} w:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} st1:*{behavior:url(#ieooui) } <!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} h2 {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; mso-outline-level:2; font-size:18.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US; font-weight:bold;} a:link, span.MsoHyperlink {color:blue; text-decoration:underline; text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed {color:purple; text-decoration:underline; text-underline:single;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:”"; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Belakangan ini memang banyak orang membicarakan efek dari global warming […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: