Komunitas Blogger Bandung

Ya, Komunitas Blogger.

“Nah, bagaimana cara membuatnya ?”

Komunitas Blogger ?

Saya tahu – tahu membahas hal ini setelah mendatangi blog milik Sandynata. Di sana, mereka membahas bagaimana kelancaran proses komunitas Blogger “Ngalam” (Malang). Ada lagi Blogger Kalimantan, yang dengan alasan kemanusiaan, saya lupa pembuat artikelnya siapa….. Ketertarikan semacam itu makin bertambah seiring dengan munculnya komunitas semacam CahAndong, Bali Blogger Community, dan Komunitas Blogger Surabaya, yang memang sudah muncul semenjak saya belum memiliki perhatian terhadap perihal semacam ini.

Seharusnya, para jurnalis dunia maya di Bandung itu banyak. Hal ini terlihat dari fakta yang menujukkan bahwa pengguna Internet terbesar kedua berasal dari Bandung (Saya dapat dari seminat STT Telkom beberapa minggu lalu). Dan blog sendiri sudah menjadi wabah, sudah banyak orang yang mulai menyukai fasilitas yang diberikan oleh macam – macam fasilitator.

Komunitas Blogger memang bukanlah barang langka, tetapi dalam sisi formalitas, benda seperti itu masih ibarat oasis di padang pasir, sedikit sekali. Yang mengakuisisi diri dengan komunitas kecil – kecil memang cukup banyak. Tujuan saya adalah menggabungkan seluruh komunitas informal di Bandung ini, kedalam suatu wadah besar.

Apalagi, ternyata niat – niat komunitas seperti ini sangatlah bagus; selain untuk sama – sama berbagi ilmu kepada sesama Blogger, ternyata hal seperti ini bisa menjalin silaturahmi. Lumayan, kan, hitung – hitung menambah setoran pahala anda. 😉 Komunitas seperti ini bisa berbuah positif ketimbang bersolo karir, tahu – tahu anda salah mengikuti aliran komunitas dan menjadi anak geng.

Tetapi, ternyata banyak kendalanya. Kalau dihitung – hitung, bisa menghabiskan daya otak.

Apa saja masalah yang timbul ?

Penolakan Terhadap Dakwah Agama Secara Komersial

main-image-penolakan-terhadap-dakwah-agama-secara-komersial-2.jpg
“Religion with Commercialism aims on the wrong parts of this life.”

Saya sedang tidak membicarakan masalah tentang suatu aksi defensif terhadap agama yang berlaku

Saya sedang tidak bercengkrama dengan para abu yang konon sedang perang mulut dengan sesamanya di ujung koridor belantara WordPress.

Saya juga sedang tidak memiliki kontroversi dengan oknum – oknum yang mencoba menjatuhkan orang lain di daerah yang memiliki kekacauan geografis

Jadi, kemarin itu saya sedang jalan – jalan. Blogwalking, lah, istilahnya. Sebetulnya malah lebih cocok kalau saya menyebutnya sebagai inspeksi, karena hampir – hampir saya itu tidak sekalipun menjatuhkan komentar dalam blog yang saya datangi. Ditambah lagi dengan perjalanan saya kali ini lebih kearah postingan yang sudah out-of-date. Merangkap lagi jadi Travels back time. Anggaplah ini sebagai rekapitulasi akhir tahun karena kita sudah menginjak bulan Desember. (Oh, tidak. Ulangan Umum, Akhir Semester…)

Saat itu saya melihat kasus…

Penulis yang Dipanggil oleh-Nya

Terinspirasi lagi untuk mencoretkan sepatah kata, setelah mendengar apa yang dia sampaikan.

————————

Ya, sebentar lagi adalah Bulan suci bagi para penganut agama Islam, bulan Ramadhan. Tetapi takdir memang tidak akan terpengaruh bahkan oleh bulan seperti itu, meski hanya Tuhan yang mengetahui. Bahkan itu tidak menutup kemungkinan bahwasannya kita pun tetap akan kembali dipanggil oleh Tuhan, yang mungkin sudha rindu oleh sosok kita.

Seorang pemilik blog terkenal, Ndoro Kangkung pun mungkin tidak akan percaya apabila seorang Susiawan Wijaya bisa sebegitu cepatnya mendahului semua yang dikenalnya. Meski dia terlalu cepat meninggalkan kita, dan saya sendiri belum mengetahui sosok seorang bebek, namun hal itu memacu pikiran dan akal sehat kita, bahwa suatu saat pun saya, ah…kita semua ini akan menghilang.

Tetapi apa yang sebenarnya saya khawatirkan dari situ ?

 

Sebenarnya…

Question : The Gate of All Knowledges

‘Kabar’ ini sebetulnya sudah lama saya dengar, kebetulan dari orang – orang yang mengetahui banyak tentang Islam. Namun ketika saya mendengar lagi kabar itu, saya menjadi tertarik untuk membahasnya; bersama orang yang juga mengetahui. Karena saya tidak mampu menjabarkannya secara detail.

Ini pertanyaan saya yang pertama dipublikasikan kepada khalayak luas, jadi saya mengharapkan jawaban yang bisa dicerna oleh saya. Maka dari itu, saya ingin semua yang ada di blog-o-sphere ini bisa melihatnya. 🙂

Pertanyaan apa ?